Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Kebakaran Mobil di SPBU Semparuk, Tim Labfor Polda Kalbar Ambil Sampel

Fahrozi PP • Selasa, 9 Juni 2026 | 10:32 WIB
Tim Labfor Polda Kalbar melakukan olah TKP dan pengambilan sampel barang bukti kebakaran mobil di SPBU Semparuk, Kabupaten Sambas. (ISTIMEWA)
Tim Labfor Polda Kalbar melakukan olah TKP dan pengambilan sampel barang bukti kebakaran mobil di SPBU Semparuk, Kabupaten Sambas. (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST - Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Kalimantan Barat mengambil sejumlah sampel barang bukti dan memeriksa lokasi kebakaran mobil di SPBU 64.794.06 PT Miftah Rizqi Rahman, Dusun Simpuan, Desa Singaraya, Kecamatan Semparuk, Kabupaten Sambas, untuk memastikan penyebab pasti insiden yang menghanguskan satu unit Toyota Calya saat pengisian BBM.

Pemeriksaan dilakukan pada Sabtu (6/6) dengan melibatkan personel Bidlabfor Polda Kalbar, Uridentifikasi Satreskrim Polres Sambas, anggota Polsek Semparuk, serta petugas pengamanan di lokasi kejadian.

Kapolres Sambas melalui Kasi Humas Polres Sambas, AKP Sadoko Kasih Wiyono, mengatakan pemeriksaan forensik dilakukan sebagai upaya mengungkap penyebab kebakaran secara objektif dan ilmiah.

"Uji forensik dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti terjadinya kebakaran kendaraan di area stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU)," kata AKP Sadoko Kasih Wiyono, sumber Polres Sambas.

Baca Juga: Abrasi Pantai Arung Parak Gerus 20 Meter Daratan per Tahun, Sambas Usulkan Pengaman Pantai 750 Meter

Pemeriksaan Menyeluruh

Menurut AKP Sadoko, tim melakukan pemeriksaan terhadap titik lokasi kebakaran kendaraan, display dispenser Pertalite, serta sensor pengisian BBM yang berada di area SPBU.

Pemeriksaan dipimpin Kabid Labfor Polda Kalbar AKBP Admiral bersama personel Bidlabfor Polda Kalbar dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pengumpulan bahan keterangan, serta wawancara terhadap pengemudi dan sejumlah saksi dari pihak SPBU.

Selain itu, petugas mengambil sejumlah sampel dari sisa-sisa kebakaran untuk diuji di laboratorium guna mengetahui faktor utama yang memicu munculnya api.

"Langkah tersebut bertujuan untuk mengetahui faktor utama yang menyebabkan terjadinya kebakaran, termasuk kemungkinan adanya unsur teknis maupun faktor lain yang perlu dianalisis secara ilmiah melalui pemeriksaan forensik," ujarnya.

Dari pemeriksaan awal, petugas berhasil mengidentifikasi titik awal munculnya api, mengamankan sampel barang bukti, serta menghimpun berbagai informasi penting dari pengemudi dan para saksi yang berada di lokasi saat kejadian.

Baca Juga: Damkar Sambas Tak Lagi Kesulitan Air Saat Kebakaran, PDAM Siap Bangun Hydrant di Titik Rawan

Pengemudi Berhasil Menyelamatkan Diri

Polres Sambas menyatakan seluruh temuan akan menjadi bahan pendalaman lebih lanjut oleh Laboratorium Forensik Polda Kalbar sebelum kesimpulan resmi diterbitkan.

AKP Sadoko menegaskan Polres Sambas bersama Bidlabfor Polda Kalbar akan terus mendalami hasil pemeriksaan guna memperoleh penyebab kebakaran yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Sebelumnya, satu unit Toyota Calya berwarna hitam terbakar saat mengisi BBM jenis Pertalite di nozel 2 SPBU 64.794.06 Jalan Raya Dusun Simpuan, Desa Singaraya, Kecamatan Semparuk, pada Kamis (4/6) sekitar pukul 19.45 WIB.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara yang disampaikan Polres Sambas, saat proses pengisian berlangsung terdengar suara ledakan dari dalam kabin kendaraan yang memicu kepanikan di lokasi.

Pengemudi yang berada di dalam mobil saat itu segera keluar untuk menyelamatkan diri setelah melihat kobaran api mulai muncul dari kendaraan, sementara warga dan petugas SPBU berupaya mengamankan area sekitar agar tidak menimbulkan risiko lebih besar. (fah)

Editor : Hanif
#SPBU Semparuk #kebakaran #polda kalbar #Mobil Terbakar #Toyota Cayla