PONTIANAK POST – Lapak mewarnai menjadi salah satu sudut yang ramai dikunjungi anak-anak di kawasan Car Free Day (CFD) Sambas setiap akhir pekan. Aktivitas tersebut menjadi pilihan keluarga setelah berolahraga dan menikmati aneka kuliner UMKM yang tersedia di lokasi.
Pada Minggu (14/6), puluhan anak tampak antusias menuangkan kreativitas mereka melalui gambar dan warna. Kegiatan sederhana itu sekaligus menjadi sarana bagi orang tua untuk mengenalkan seni kepada anak sejak dini. “Biasanya anak senang melukis atau mewarnai saat datang ke CFD,” ujar Rahman, warga Sambas yang datang bersama keluarganya.
Hal serupa disampaikan Nani. Menurutnya, lapak mewarnai hampir selalu menjadi tujuan anaknya setiap kali berkunjung ke CFD. “Kalau datang ke CFD, tempat mewarnai biasanya jadi pilihan anak,” katanya.
Selain menjadi wahana kreativitas, lapak mewarnai juga membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM yang memanfaatkan ramainya kunjungan masyarakat di area CFD. Kegiatan yang mendapat dukungan TP PKK Kabupaten Sambas itu memang dirancang sebagai ruang publik yang menghadirkan manfaat sosial sekaligus ekonomi.
Pelaksana kegiatan, Indra Nova, mengatakan CFD Sambas tidak hanya menjadi tempat berolahraga, tetapi juga wadah rekreasi keluarga dan penggerak ekonomi masyarakat. “Banyak aktivitas yang bisa dilakukan di CFD, mulai dari senam bersama, olahraga, menikmati kuliner, hingga berkumpul bersama keluarga untuk menghabiskan waktu akhir pekan,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Yakob Pujana, mendorong organisasi perangkat daerah (OPD) memanfaatkan CFD sebagai sarana sosialisasi program dan layanan publik kepada masyarakat.
Menurutnya, tingginya jumlah pengunjung setiap Minggu menjadi peluang strategis bagi pemerintah untuk menyampaikan berbagai informasi yang berkaitan langsung dengan kebutuhan warga.
“CFD selalu ramai dikunjungi masyarakat, bahkan banyak yang datang dari luar Kota Sambas. Ini bisa menjadi ruang efektif bagi OPD untuk mengenalkan program dan layanan publik kepada masyarakat,” katanya. (fah)
Editor : Hanif