PONTIANAK POST – Badan Pemadam Kebakaran Swasta (BPKS) Sambas berpartisipasi dalam kegiatan bersih-bersih fasilitas publik di Pasar Rakyat Sambas, Desa Pendawan, Kecamatan Sambas, Jumat (3/7). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI).
Ketua BPK Sambas, Yakob Pujana, mengatakan personel damkar bersama sejumlah unit mobil dan peralatan diterjunkan dalam kegiatan yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, TNI/Polri, serta masyarakat.
“Kegiatan bersih-bersih di kawasan Pasar Tradisional di kawasan Pendawan, Kecamatan Sambas, ini menjadi agenda bersama untuk menyukseskan Gerakan Indonesia ASRI,” kata Yakob yang juga Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Jumat (3/7).
Baca Juga: Damkar BPBD Mempawah Amankan ODGJ di Mempawah Hilir untuk Cegah Gangguan Ketertiban
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia dan Surat Edaran Bupati Sambas tentang pelaksanaan Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah melalui penguatan peran pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat.
“Kegiatan yang dilaksanakan menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Dalam Negeri dan Surat Edaran Bupati Sambas tentang pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI melalui penguatan pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dengan melaksanakan kegiatan bersih-bersih,” katanya.
Dalam kegiatan itu, petugas damkar membantu membersihkan area pasar, terutama saluran pembuangan air, menggunakan peralatan penyemprot yang biasa digunakan untuk memadamkan kebakaran. Langkah tersebut dilakukan agar saluran air tidak tersumbat oleh sampah.
“Petugas kami menggunakan alat penyemprot yang biasa digunakan memadamkan saat kebakaran, menyemprotkan air ke saluran pembuangan air bersama pihak terkait lainnya, sehingga sampah-sampah yang ada tersapu bersih,” katanya.
Baca Juga: Damkar Sambas Tak Lagi Kesulitan Air Saat Kebakaran, PDAM Siap Bangun Hydrant di Titik Rawan
Yakob menegaskan, sebagai bagian dari elemen masyarakat Kabupaten Sambas, Damkar akan terus berpartisipasi mendukung program pemerintah yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kalau lingkungan bersih, masyarakat akan lebih senang dan nyaman di pasar, sehingga pedagang akan mendapatkan dampak positif,” katanya.
Gerakan Indonesia ASRI juga menjadi bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) 2026 dengan mengusung semangat kampanye “Saatnya Beraksi untuk Iklim.” Gerakan tersebut diharapkan menjadi momentum nasional untuk menanamkan nilai-nilai ekologis sebagai gaya hidup masyarakat, mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, tempat kerja, hingga ruang publik.
Melalui gerakan ini, masyarakat diajak mengambil peran nyata dalam menjaga lingkungan, antara lain dengan mengurangi sampah, menanam pohon, menghemat energi, menggunakan transportasi ramah lingkungan, serta mendukung berbagai aksi berbasis alam sebagai kontribusi bagi masa depan bumi. (fah)
Editor : Hanif