PONTIANAK POST-USAHA peternakan kambing di Kabupaten Sambas dinilai masih memiliki prospek yang besar. Tingginya kebutuhan kambing, terutama menjelang Hari Raya Iduladha, belum sepenuhnya dapat dipenuhi oleh peternak lokal.
Sekretaris Perhimpunan Peternak Kambing Indonesia (PPKI) Sambas, Juliadi, mengatakan potensi pengembangan usaha peternakan kambing masih terbuka lebar. Selain didukung ketersediaan lahan yang luas untuk pengembangbiakan, permintaan kambing kurban di Kabupaten Sambas juga cukup tinggi setiap tahun.
"Kalau dilihat sangat potensi untuk usaha peternakan kambing, tapi memang usaha memelihara kambing tidak semudah yang dibayangkan, harus telaten dan ada pengetahuan," katanya.
Baca Juga: Wabup Sambas Apresiasi Sinergi Polres dan Forkopimda Jaga Keamanan Daerah
Menurut Juliadi, berdasarkan data yang dimilikinya, kebutuhan kambing kurban di Kabupaten Sambas pada 2024 mencapai sekitar 2.000 hingga 3.000 ekor.
Sementara itu, 148 peternak yang tergabung dalam Perhimpunan Peternak Kambing Indonesia Sambas baru mampu menyediakan sekitar 1.300 hingga 1.500 ekor kambing.
Kondisi tersebut menunjukkan peluang pengembangan usaha peternakan kambing di Kabupaten Sambas masih terbuka untuk memenuhi kebutuhan pasar, khususnya pada momentum Iduladha. (fah)
Editor : Miftakhair