PONTIANAK POST – Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Rudy menilai pembinaan sepak bola melalui Sekolah Sepak Bola (SSB) menjadi kunci regenerasi pemain sekaligus kemajuan persepakbolaan di Kabupaten Sambas. Karena itu, meningkatnya minat orang tua memasukkan anak ke SSB dinilai sebagai perkembangan yang positif.
"Pembinaan sepak bola di usia dini menjadi penting bagi majunya persepakbolaan, termasuk di Kabupaten Sambas," kata Rudy, Kamis (9/7).
Menurutnya, keberadaan SSB di berbagai desa menjadi wadah pembinaan bakat yang harus terus didukung. Ia mengapresiasi klub-klub yang secara konsisten membina pemain sejak usia dini.
Baca Juga: Ketua TP PKK Sambas Tegaskan Program Selaras dengan Visi Misi Pemkab
"Kami belum lama ini melihat upaya pembinaan sepak bola usia dini yang dilaksanakan di desa-desa melalui klub yang membentuk Sekolah Sepak Bola di wilayahnya masing-masing," ujarnya.
Rudy berharap semangat pembinaan tersebut terus dipertahankan agar mampu melahirkan pesepak bola berbakat yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Sambas.
Meningkatnya minat masyarakat terhadap SSB juga dirasakan para orang tua. Alam, salah seorang wali murid, mengaku mendukung anaknya bergabung dengan SSB karena memberikan aktivitas positif setelah pulang sekolah sekaligus mengurangi penggunaan telepon genggam.
Baca Juga: Bupati Sambas Lantik 44 Pejabat, Tekankan Profesionalisme dan Integritas
"Awalnya anak ikut kawannya latihan di SSB, lama-kelamaan tertarik. Kami sebagai orang tua tentunya mendukung," katanya.
Ia menambahkan, keikutsertaan dalam latihan dan turnamen tidak semata-mata mengejar prestasi, tetapi juga membentuk karakter, mental, dan kemampuan bersosialisasi anak.
Hal senada disampaikan Iin. Menurutnya, meski harus meluangkan waktu mengantar anak berlatih, ia tetap mendukung karena sepak bola menjadi sarana pembentukan disiplin, mental, dan pergaulan yang positif bagi anak. (fah)
Editor : Miftakhair