Sambas, Singkawang, dan Bengkayang Bahas Aset Korpri Sebelum Pemekaran 1999, Ini Fokus Pertemuannya

Fahrozi PP • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 10:44 WIB
Sekda Sambas, H Fery Madagaskar
Sekda Sambas, H Fery Madagaskar

PONTIANAK POST - Pemerintah Kabupaten Sambas, Pemerintah Kota Singkawang, dan Pemerintah Kabupaten Bengkayang menggelar pertemuan untuk membahas pengelolaan aset Korpri yang dimiliki sebelum pemekaran wilayah pada 1999.

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas itu dihadiri Sekda Sambas H. Fery Madagaskar, Sekda Kota Singkawang, dan Sekda Kabupaten Bengkayang. Fery mengatakan, pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus menyamakan persepsi terkait pengelolaan aset Korpri yang masih tersebar di ketiga daerah.

"Pertemuan tiga wilayah yang dulunya satu kabupaten ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus membahas aset Korpri sebelum pemisahan pemerintahan," ujarnya.

Baca Juga: Harga Kelapa di Sambas Mulai Naik ke Rp2.500 per Kg, Pemkab Ungkap Penyebab Sempat Anjlok dari Rp6.000

Menurut dia, hingga kini masih terdapat aset milik salah satu daerah yang berada di wilayah administrasi daerah lain. Karena itu, diperlukan kesepahaman agar pengelolaan aset dapat dilakukan sesuai ketentuan.

"Penyamaan persepsi terkait pengelolaan aset-aset sebelum pemekaran menjadi hal yang penting," katanya.

Sebagaimana diketahui, pemekaran Kabupaten Sambas pada 1999 melahirkan Kabupaten Bengkayang dan Kota Singkawang. Ketiga daerah kini terus memperkuat sinergi untuk mendukung percepatan pembangunan di wilayah masing-masing. (fah)

Editor : Miftakhair
bengkayang korpri aset sambas singkawang