“Hasil monitoring saat ini bahwa BBM di SPBU Jawai sudah terpenuhi, sesuai kuota telah bertambah dari 8 KL menjadi 16 KL/ hari,” kata Hermanto.
Dia menjelaskan kuota tersebut diantar dua kali dalam satu hari. Pengantaran ini menyesuaikan dengan kapasitas jalan di kawasan tersebut.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Naik, Pemerintah Tambah Subsidi BBM Rp100 Triliun dan Jaga Defisit APBN
“Kuota tersebut didistribusikan dua kali dalam sehari, hal itu juga mengingat kemampuan jalan di Kabupaten Sambas hanya mampu muatan 8 KL,” katanya.
Menurut Hermanto, pemerintah Kabupaten Sambas juga terus menjalin komunikasi dengan pihak atau pelaku usaha agar berkenan berinvestasi untuk penambahan SPBU di wilayah Kecamatan Jawai dan sekitarnya.
“Kami dari pemerintah daerah, mengharapkan adanya penambahan SPBU di Kecamatan Jawai dan sekitarnya. Sehingga komunikasi dengan pelaku usaha akan terus dilakukan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Hermanto juga menyampaikan pemerintah Kabupaten Sambas mengusulkan penambahan kuota BBM bersubsidi untuk Kabupaten Sambas yang sudah disampaikan ke pihak Pertamina.
Baca Juga: Jembatan Batu–Pasar Pagi Sambas Macet Tiap Pagi, Arus Kendaraan Membludak Saat Jam Masuk Sekolah
“Pada 5 Desember 2026, Pemerintah Kabupaten Sambas telah mengusulkan penambahan kuota BBM bersubsidi, dimana untuk BBM jenis Solar 71.270 KL dan BBM jenis pertalite 96.816 KL,” katanya.
Hanya saja besaran usulan tersebut, belum bisa terpenuhi secara keseluruhan.
“Dari angka usulan itu, tidak sepenuhnya terealisasi. Dimana untuk BBM Jenis solar terealisasi 28.521 KL dan BBM jenis pertalite terealisasi 59.740 KL,” katanya.(fah)
Editor : Miftakhair