PONTIANAK POST - Sejumlah petani di Desa Serunai, Kecamatan Salatiga Kabupaten Sambas, berharap adanya bantuan mesin Robin atau pompa air untuk mendukung kebutuhan pengairan sawah. Bantuan tersebut dinilai penting, terutama saat curah hujan rendah dan petani harus mengambil air dari sungai untuk dialirkan ke lahan pertanian.
Salah seorang petani, Heri mengatakan, kondisi lahan di wilayahnya membutuhkan mesin pompa air untuk mengalirkan air dari sungai menuju sawah. “Kalau di tempat kami, untuk menaikkan air dari sungai sangat sulit, diperlukan mesin Robin agar air bisa naik dan dialirkan ke sawah-sawah,” katanya.
Menurut Heri, kendala terbesar petani saat ini adalah sistem pengairan, terutama ketika musim kemarau atau kondisi air pasang sungai yang rendah.
Baca Juga: Mentan Perintahkan Usut Tujuh Perusahaan yang Diduga Tolak Serap Tebu Petani
“Untuk mendapatkan hasil maksimal, selain bibit, pupuk dan perawatan, air atau pengairan menjadi pendukung utama tanaman padi,” katanya. Karena itu, ia berharap pemerintah maupun pihak terkait dapat memberikan dukungan berupa sarana dan prasarana irigasi atau pengairan.
“Saya selaku petani, mengharapkan adanya bantuan mesin pompa air Robin dan perlengkapannya. Hal ini untuk antisipasi kekeringan panjang. Mesin Robin bisa dipindah-pindahkan sehingga cukup efektif,” ujarnya.
Selain bantuan pompa air, Heri juga berharap adanya program pengerukan sungai di sekitar area persawahan. Menurutnya, kondisi sungai yang mengalami pendangkalan akibat lumpur dan tanaman liar dapat menghambat aliran air menuju sawah.
“Sungai yang ada di sekitar sawah sudah banyak yang tertutup oleh lumpur dan tanaman liar, sehingga perlu adanya pengerukan, agar air yang ada maksimal,” katanya. (fah)
Editor : Miftahul Khair