PONTIANAK POST - Jabatan Kapolres Sambas resmi berganti. AKBP Wahyu Jati Wibowo menyerahkan kepemimpinan Polres Sambas kepada AKBP Sanny Handityo dalam serah terima jabatan (sertijab) yang digelar di Mapolda Kalimantan Barat, Selasa (28/7).
Sertijab tersebut dipimpin Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar dan diikuti sejumlah pejabat utama (PJU) Polda Kalbar serta Kapolres jajaran.
AKBP Wahyu Jati Wibowo selanjutnya mendapat amanah baru sebagai Kasubag Renstra Bagren Rojianstra SSDM Polri. Sementara AKBP Sanny Handityo sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Sintang.
Kasi Humas Polres Sambas AKP Sadoko Kasih Wiyono membenarkan pelaksanaan sertijab Kapolres Sambas di Mapolda Kalbar. Menurutnya, pergantian jabatan tersebut merupakan bagian dari penyegaran organisasi dan pembinaan karier personel Polri.
"Kegiatan yang dilaksanakan merupakan tindak lanjut kebijakan mutasi yang ditetapkan Kapolri untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, memperkuat organisasi, dan mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.
Sadoko mengatakan, pergantian Kapolres Sambas merupakan bagian dari kebijakan organisasi Polri. Jajaran Polres Sambas siap mendukung kepemimpinan Kapolres yang baru untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
“Dilaksanakannya serah terima jabatan, diharapkan sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Sambas dapat terus terjalin dengan baik. Polres Sambas juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, penegakan hukum yang profesional, serta mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di wilayah Kabupaten Sambas,” katanya.
Baca Juga: AKBP Wisnu Perdana Putra Resmi Menjabat Kapolres Kapuas Hulu Usai Sertijab Dipimpin Kapolda Kalbar
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Kalbar menyampaikan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri sebagai bagian dari proses regenerasi, pengembangan karier, dan peningkatan profesionalisme personel.
Dengan adanya penyegaran kepemimpinan, setiap satuan kerja diharapkan mampu menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks. (fah)
Editor : Miftakhair