PONTIANAK POST - Peningkatan peran masyarakat dan pihak swasta dinilai menjadi salah satu kunci dalam upaya mencegah serta menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Upaya tersebut dapat dimulai dari lingkungan tempat tinggal, kebun, maupun lahan di sekitar masyarakat.
Kepala Daops Manggala Agni Kalimantan IX/Singkawang, Yuyu Wahyudin, mengatakan keterlibatan seluruh elemen, mulai dari masyarakat hingga pihak swasta, sangat penting dalam mendukung penanganan dan pencegahan karhutla.
“Pelibatan masyarakat lokal merupakan salah satu strategi krusial dalam mitigasi karhutla,” kata Yuyu.
Ia mengapresiasi terbentuknya Masyarakat Peduli Api (MPA) di sejumlah wilayah di Kabupaten Sambas. Menurutnya, keberadaan MPA merupakan langkah positif untuk memperkuat upaya bersama dalam mencegah dan menangani kebakaran hutan dan lahan.
"Partisipasi masyarakat melalui MPA meningkat. Ini menjadi hal baik sebagai hasil pendekatan masyarakat yang didukung dengan peningkatan kapasitasnya. Ini adalah salah satu strategi pengendalian karhutla,” katanya.
Yuyu berharap MPA yang telah dibentuk dapat menjadi ujung tombak dalam pengendalian dan pencegahan karhutla di wilayahnya.
“Masyarakat Peduli Api yang sudah dibentuk akan mencegah desa tempat tinggalnya yang berbatasan dengan kawasan hutan produksi dan hutan konservasi dari kebakaran hutan. Mereka juga menjadi petugas tanggap darurat pertama saat terjadi karhutla,” katanya. (fah)
Editor : Miftakhair