Kerajinan Rotan dan Bambu Piantus Sambas Tetap Bertahan, Produk Lokal Ini Tembus Pasar Malaysia

Fahrozi PP • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 11:21 WIB
Pedagang menjajakan kerajinan berbahan rotan dan bambu dengan cara berkeliling menggunakan sepeda motor. (FAHROZI/PONTIANAK POST
Pedagang menjajakan kerajinan berbahan rotan dan bambu dengan cara berkeliling menggunakan sepeda motor. (FAHROZI/PONTIANAK POST

PONTIANAK POST - Kerajinan berbahan rotan dan bambu dari Kecamatan Sejangkung masih menjadi salah satu produk unggulan Kabupaten Sambas. Desa Piantus menjadi sentra kerajinan tersebut dan kini telah memiliki Rumah Rotan dan Bambu sebagai wadah pengembangan para perajin.

Meski produk rotan dan bambu dari Sejangkung telah dikenal hingga mancanegara, cara pemasaran secara tradisional masih bertahan. Sejumlah pedagang masih berkeliling menggunakan sepeda motor untuk menjajakan berbagai kebutuhan rumah tangga berbahan rotan kepada masyarakat.

“Masih banyak orang yang berjaja (menjajakan) barang-barang dari rotan, yang itu merupakan alat-alat kebutuhan rumah tangga maupun lainnya,” kata Ani, warga Sambas, usai membeli barang dari pedagang keliling.

Baca Juga: Pemerintah Beri Subsidi Kedelai Rp2.000 per Kg, Pengrajin Tempe Diharapkan Tetap Bertahan

Menurutnya, belakangan ini semakin banyak pedagang yang berkeliling hingga masuk ke jalan-jalan maupun gang di Kota Sambas untuk menawarkan produk rotan dan bambu.

Hal senada disampaikan Alam. Ia mengaku dalam beberapa waktu terakhir juga melihat semakin banyak pedagang keliling yang menjual produk kerajinan tersebut.

“Iya, saya melihat ada beberapa orang yang menjajakan barang atau produk berbahan rotan dan bambu,” katanya.

Desa Piantus dikenal sebagai salah satu sentra kerajinan rotan dan bambu di Kabupaten Sambas. Banyak warga setempat menjadikan usaha mengolah rotan maupun bambu sebagai pekerjaan sampingan dengan menghasilkan beragam produk, mulai dari meja, kursi, peralatan pertanian, hingga perlengkapan rumah tangga dan dapur.

Baca Juga: Tangaran Sambas Dapat Dua Lokus PISEW 2026, Infrastruktur Desa Jadi Harapan Ekonomi Warga

Selain memenuhi kebutuhan pasar di Kabupaten Sambas dan Kalimantan Barat, sebagian hasil kerajinan tersebut juga dipasarkan ke luar negeri, terutama Malaysia. Produk yang dihasilkan disesuaikan dengan permintaan pasar agar tetap memiliki daya saing.

Untuk mendukung pengembangan usaha para perajin, di Desa Piantus telah dibangun Rumah Rotan dan Bambu atau Gedung Promosi Sentra IKM Rotan dan Bambu. Fasilitas tersebut menjadi wadah bagi para perajin untuk mengembangkan variasi produk sekaligus meningkatkan daya tarik hasil kerajinan.

Pendampingan juga terus diberikan kepada para perajin di Kecamatan Sejangkung, termasuk di Desa Piantus dan Desa Parit Raja, agar mampu mengembangkan potensi kerajinan rotan dan bambu secara berkelanjutan.

Selain itu, Tim Penggerak PKK Kabupaten Sambas melalui PKK Kecamatan Sejangkung turut mempromosikan produk kerajinan rotan dan bambu pada kegiatan Car Free Day Sambas. Dalam kegiatan tersebut, berbagai produk kerajinan dipamerkan dan dijajakan kepada pengunjung sebagai upaya memperluas pemasaran. (fah)

 

Editor : Miftakhair
Desa Piantus sambas kerajinan malaysia