Jurnalis Bagikan 1.000 Bendera di Temajuk Lewat Ekspedisi Merah Putih, Teguhkan Nasionalisme dari Beranda Terdepan Indonesia

Meidy Khadafi • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 10:44 WIB
Penyerahan simbolis Bendera Merah Putih menjadi penanda dimulainya Ekspedisi Merah Putih di PLB Temajuk, Kabupaten Sambas, Sabtu (1/8). Kolaborasi Rumah Jurnalis dan Pertamina Patra Niaga mengajak masyarakat memperkuat semangat kebangsaan melalui aksi nyata di wilayah perbatasan.
Penyerahan simbolis Bendera Merah Putih menjadi penanda dimulainya Ekspedisi Merah Putih di PLB Temajuk, Kabupaten Sambas, Sabtu (1/8). Kolaborasi Rumah Jurnalis dan Pertamina Patra Niaga mengajak masyarakat memperkuat semangat kebangsaan melalui aksi nyata di wilayah perbatasan.

 

PONTIANAK POST – Ekspedisi Merah Putih membuktikan kolaborasi mampu menguatkan nasionalisme sekaligus membangun harapan di beranda terdepan Indonesia. Melalui sinergi Rumah Jurnalis dan Pertamina Patra Niaga, semangat kemerdekaan diwujudkan tidak hanya dengan mengibarkan Merah Putih, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat perbatasan.

Kegiatan yang digelar di Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Sabtu (1/8), menjadi simbol bahwa kawasan perbatasan bukan sekadar garis pemisah antarnegara, melainkan beranda terdepan yang harus terus dijaga dan dibangun bersama.

Dalam kegiatan tersebut, Rumah Jurnalis dan Pertamina Patra Niaga membagikan 1.000 Bendera Merah Putih kepada masyarakat sekaligus melaksanakan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) berupa perbaikan sarana dan fasilitas umum.

Langkah itu diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik, mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, sekaligus memperkuat daya tarik wisata Temajuk sebagai salah satu kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia.

Sales Area Manager Kalimantan Barat Pertamina Patra Niaga, Widhi Tri Adhi Hidayat, mengatakan Ekspedisi Merah Putih merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Ekspedisi Merah Putih merupakan kolaborasi antara Rumah Jurnalis dan Pertamina dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Bersama TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat, kami ingin menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi warga," ujarnya.

Menurut Widhi, membangun kawasan perbatasan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan sinergi antara dunia usaha, komunitas, pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat agar pembangunan dapat berlangsung berkelanjutan.

Selain menumbuhkan rasa cinta Tanah Air melalui pembagian 1.000 Bendera Merah Putih, kegiatan tersebut juga menjadi momentum memperkuat semangat gotong royong dalam membangun daerah yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

Antusiasme masyarakat yang memadati lokasi kegiatan menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan masih tumbuh kuat di wilayah perbatasan.

Warga mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, menjadikan peringatan Hari Kemerdekaan sebagai momentum mempererat persaudaraan sekaligus meneguhkan identitas kebangsaan.

"Kami mengapresiasi seluruh masyarakat Temajuk yang menyambut kegiatan ini dengan luar biasa. Semangat kebersamaan seperti inilah yang menjadi kekuatan untuk terus membangun kawasan perbatasan agar semakin maju dan menjadi kebanggaan Indonesia," kata Widhi.

Melalui Ekspedisi Merah Putih, Rumah Jurnalis dan Pertamina Patra Niaga berharap kolaborasi yang telah terjalin tidak berhenti pada peringatan Hari Kemerdekaan.

Sinergi tersebut diharapkan menjadi awal lahirnya berbagai program berkelanjutan di bidang pembangunan, pemberdayaan masyarakat, pelestarian lingkungan, dan penguatan identitas kebangsaan, sehingga kawasan perbatasan semakin maju, sejahtera, dan tetap menjadi garda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia. *

 

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
temajuk 1000 bendera Pertamina Ekspedisi Merah Putih jurnalis