Matangkan Soft Launching PLB Temajuk-Teluk Melano, Pemkab Sambas Gencarkan Koordinasi Instansi

Fahrozi PP • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 11:17 WIB
Gerbang perbatasan Temajuk (Indonesia)–Teluk Melano (Malaysia) tempat di mana PLB dibangun.
Gerbang perbatasan Temajuk (Indonesia)–Teluk Melano (Malaysia) tempat di mana PLB dibangun.

PONTIANAK POST - Pemerintah Kabupaten Sambas terus memantapkan persiapan soft launching Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk (Indonesia)–Teluk Melano (Malaysia). Koordinasi dengan sejumlah instansi terkait terus dilakukan untuk memastikan kesiapan pembukaan akses perbatasan tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sambas, H Fery Madagaskar, mengatakan koordinasi dan komunikasi terus dibangun, terutama dengan instansi yang memiliki kewenangan dalam pengelolaan kawasan perbatasan, seperti Bea Cukai, Imigrasi, serta lembaga terkait lainnya.

Salah satu koordinasi terbaru dilakukan Pemkab Sambas melalui pertemuan dengan Direktorat Bea dan Cukai. Instansi vertikal tersebut memiliki tugas dan kewenangan dalam pelayanan di pos perbatasan antarnegara.

Baca Juga: Kapolres Sambas Pamit ke Kejari dan Kodim, Tekankan Pentingnya Sinergi APH Jaga Keamanan Kabupaten Sambas

“Alhamdulillah, koordinasi dan komunikasi terus kami jalin, terbaru kami dari Pemkab Sambas menerima Bea Cukai, dalam pertemuan tersebut dibahas beberapa hal berkaitan dengan persiapan soft launching PLB Temajuk - Telok Melano,” kata Sekda Sambas, Kamis (6/8).

Menurut Fery, koordinasi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan rencana pembukaan PLB Temajuk dapat berjalan sesuai tujuan yang telah ditetapkan.

“Koordinasi ini menjadi penting, dan akan terus kami lakukan, sehingga nantinya apa yang menjadi tujuan bisa terlaksana dengan baik,” katanya.

Ia menjelaskan, keberadaan PLB Temajuk tidak hanya berkaitan dengan pelayanan keluar masuk masyarakat di perbatasan Indonesia-Malaysia. Lebih dari itu, keberadaan pintu perbatasan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pembangunan kawasan perbatasan.

Baca Juga: Dulu Bagian dari Sambas, Begini Kisah Lahirnya Kabupaten Bengkayang di Kalimantan Barat

“Adanya PLB Temajuk nantinya, tak sekadar memberikan pelayanan kepada keluar masuk manusia. Namun diharapkan ke depannya mampu memberikan dampak positif bagi daerah perbatasan, terutama di Temajuk Kecamatan Paloh yang notabene merupakan daerah yang kaya akan tempat wisata alam, seperti pantai,” katanya.

Menurutnya, keberadaan PLB Temajuk diharapkan dapat mendukung pengembangan sektor pariwisata serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di wilayah perbatasan.

Dengan semakin terbukanya akses antarnegara, kawasan Temajuk diharapkan mampu memanfaatkan potensinya dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Terkait kesiapan soft launching, Fery menyampaikan bahwa secara prinsip persiapan telah dilakukan. Namun, pemantapan koordinasi dan pembahasan teknis masih terus dilakukan bersama pihak terkait.

Ia mengatakan, dalam waktu dekat akan dilakukan pertemuan lanjutan dengan sejumlah pihak terkait untuk membahas teknis persiapan soft launching PLB Temajuk.

“Insya Allah dalam waktu dekat ini, kami juga akan melakukan pertemuan dengan sejumlah pihak terkait untuk membicarakan teknis persiapan soft launching PLB Temajuk,” katanya.(fah)

 

Editor : Miftakhair
PLB pariwisata pemkab sambas kawasan perbatasan soft launching