PONTIANAK POST - Empat bangunan jembatan ikonik di Kota Sambas akan dibersihkan oleh Petugas PEmadam Kebakaran dari BPK Sambas. Kegiatan tersebut menjadi rangkaian menyambut HUT ke 81 Kemerdekaan RI.
Ketua Badan Pemadam Kebakaran (BPK) Swasta Sambas, Yakob Pujana mengatakan dalam rangka menyambut HUT kemerdekaan. Pihaknya akan melaksanakan bakti sosial berupa membersihkan empat bangunan jembatan di Kota Sambas.
Dimana empat jembatan tersebut, yakni Jembatan Batu, Jembatan Asam, Jembatan Kartiasa dan Jembatan Sabo” merupakan ikonik bangunan yang ada di Kecamatan Sambas. Bahkan diantaranya merupakan bangunan peninggalan jaman Belanda.
Baca Juga: Belanja Harian Warga Sambas Makin Mahal, Harga Telur Ayam Tembus Rp31 Ribu per Kilogram
“Empat jembatan ini adalah ikonik, kemudian sarana vital bagi masyarakat, dan juga menjadi peninggalan jaman Belanda yang hampir berusia satu abad (Jembatan Batu dan Asam),” kata Yakob yang juga Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Minggu (9/8).
Baksos yang dilaksanakan, bagian dari upaya untuk menjaga sarana transportasi penting sekaligus menjaga bangunan yang memiliki nilai sejarah. “Kami berharap, dengan dibersihkannya jembatan-jembatan tersebut, bagian dari menjaga bangunan tersebut agar bisa digunakan masyarakat berlalu lintas dengan aman dan nyaman,” katanya.
Direncanakan Baksos akan dilaksanakan pada Jumat, 14 agustus 2026 dan dimulai pada pagi hari. Dimana bangunan tersebut, banyak tumpahan pasir, adanya sampah yang menyumbat lubang pembuangan air. “Kondisi jembatan-jembatan tersebut banyak tumpahan pasir yang menyumbat lubang pembuangan air di atas jembatan, sehingga jika dibersihkan air akan cepat hilang agar jembatan berumur panjang dan digunakan masyarakat dengan aman dan nyaman,” katanya.
Direncanakan, BPKS Sambas akan menurunkan tiga mobil damkar dan tiga regu anggota atau sekitar 24 personil. Pihaknya, juga akan berkoordinasi dengan pihak Satlantas Polres Sambas dalam pelaksanaan kegiatan.
Pihaknya juga menyampaikan permohonan maaf jika nantinya dalam pelaksanaan baksos, sedikit mengganggu aktivitas masyarakat. “Kami BPKS Sambas memohon maaf kepada masyarakat terutama pengguna jembatan- jembatan tersebut apabila saat kegiatan mengganggu aktivitas masyarakat,” katanya.(fah)
Editor : Hanif