PONTIANAK POST - Para orang tua diharapkan menyediakan waktu khusus untuk mendengar, berdialog, bercengkerama, dan menasihati anak-anak mereka. Pesan tersebut disampaikan Bupati Sambas H Satono saat membuka rangkaian peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Kabupaten Sambas 2026 di area Car Free Day (CFD) Sambas, Minggu (9/8).
“Sebagai orang tua, harus memberikan perhatian kepada anak-anaknya, luangkan waktu di tengah kesibukan bekerja mencari nafkah, untuk duduk bersama, makan malam, mengaji jika muslim, bercengkrama, mendengarkan curhatan anak-anaknya,” kata Bupati Sambas.
Satono mengajak para orang tua mengusahakan setidaknya satu jam dalam sehari untuk bersama anak-anak. Menurutnya, waktu bersama tersebut penting agar anak tumbuh dengan baik dan merasa mendapatkan perhatian dari orang tuanya.
Hal tersebut, kata dia, sejalan dengan program yang telah dilaksanakan Dinas P3AP2KB bersama TP PKK Kabupaten Sambas, yakni Maghrib Besaprah. Program tersebut mengusung pola asuh anak dan remaja di era digital melalui interaksi berkualitas bersama keluarga selama satu jam setelah magrib.
“Maghrib Besaprah, di tengah kesibukan, ortu menyiapkan minimal satu jam, untuk bersama duduk setelah maghrib atau malam hari, bercengkrama, belajar sambil mendengar apa yang menjadi keinginan anak-anaknya,” katanya.
Jika kebiasaan tersebut dilakukan, Satono meyakini akan lahir generasi yang unggul. Anak-anak yang dipersiapkan sejak dini diharapkan mampu melanjutkan pembangunan dalam rangka menyongsong Indonesia Emas.
Dalam peringatan HAN Kabupaten Sambas 2026 yang mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, Satono mengharapkan seluruh pihak terus memberikan perhatian kepada generasi penerus.
Baca Juga: NasDem Sambas Kukuhkan 489 Pengurus Tingkat Desa Hadapi Pemilu Legislatif Mendatang
“Kami mengapresiasi, atas terselenggaranya peringatan HAN yang didukung banyak pihak, sehingga kegiatan sangat ramai,” katanya.
Peringatan HAN tersebut melibatkan berbagai pihak. Dinas P3AP2KB bersama TP PKK Kabupaten Sambas berkolaborasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah dan lembaga melalui berbagai kegiatan, di antaranya Sadar Lalu Lintas Usia Dini (SALUD) dari Dinas Perhubungan, senam anak-anak, pemberian kapsul vitamin A, Kampung Mendongeng dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Sambas, permainan tradisional, Gemar Makan Buah Lokal dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta Gemar Konsumsi Ikan.
Selain itu, terdapat stand PKK Kabupaten Sambas, UMKM Kabupaten Sambas, dan Forum Anak Daerah Kabupaten Sambas. Seluruh kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HAN Kabupaten Sambas 2026.
“Semua pihak bersatu padu menyukseskan perayaan HAN Kabupaten Sambas, memberikan ruang publik, ruang belajar, ruang santai kepada anak menjadi tugas bersama, sehingga tidak ada Superman tetapi yang ada ialah Super Tim, untuk bersama-sama menyiapkan generasi tangguh yang kuat, sehat,” katanya.
Satono juga mengapresiasi kehadiran sejumlah pihak yang memberikan ruang bagi anak-anak, di antaranya Polres Sambas, Kodim Sambas, BNK Sambas, BPBD Sambas, dan Badan Pemadam Kebakaran Swasta Sambas. Lembaga-lembaga tersebut menampilkan kendaraan taktis dan operasional yang dapat dinikmati anak-anak.
Stand pelayanan dari Disdukcapil, Imigrasi Klas IIB Sambas, dan Bakeuda Sambas juga turut menyemarakkan peringatan HAN Kabupaten Sambas. Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Sambas AKBP Sanny H, Kepala Kemenag Sambas, sejumlah OPD terkait, serta perwakilan kecamatan. Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penandatanganan kegiatan Maghrib Besaprah, pembacaan Suara Anak, dan pelepasan balon HAN.
Setelah pembukaan, anak-anak mengikuti senam bersama, kemudian mendengarkan dongeng di Kampung Dongeng. Ketua TP PKK Kabupaten Sambas Hj Yunisa didampingi Kepala Dinas P3AP2KB Siti Mujiyati, Kepala Disdukcapil Hj Wahidah, serta sejumlah pihak lainnya turut membersamai anak-anak TK dan PAUD serta Genre Sambas dalam kegiatan tersebut. (fah)
Editor : Miftakhair