PONTIANAK POST - Bupati Sambas H Satono meminta kegiatan Car Free Day (CFD) Sambas terus dipertahankan sebagai ruang publik masyarakat. Selain menjadi tempat olahraga dan silaturahmi, CFD juga dinilai memberikan ruang ekonomi bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).
"Ajang CFD Sambas harus terus dipertahankan, harus tetap ada karena ini menjadi salah satu ruang publik," kata Bupati Sambas.
Satono mengapresiasi organisasi perangkat daerah (OPD) terkait yang menjadi sektor utama dalam pelaksanaan CFD, yakni Dinas Perhubungan, serta dukungan Tim Penggerak PKK Kabupaten Sambas dan pihak terkait lainnya.
Baca Juga: Kapolres Sambas Sanny Handityo Bangun Komunikasi dengan Tokoh Adat, Ini yang Jadi Perhatian
Menurutnya, CFD Sambas tidak hanya menyediakan tempat olahraga yang aman dan nyaman bagi keluarga, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas ekonomi.
"Setiap pekan ada CFD yang merupakan ajang silaturahmi, olahraga dan menjadi ruang ekonomi masyarakat, UKM, dan ada perputaran duit yang cukup lumayan setiap minggunya di tempat ini," katanya.
Meski meminta kegiatan tersebut tetap dipertahankan, Satono mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lokasi CFD. Hal itu agar masyarakat tetap merasa aman dan nyaman saat beraktivitas.
Keberadaan pelaku usaha di CFD Sambas juga menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Sambas melalui Bidang UKM Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag). Pendataan dan pemantauan terhadap pelaku usaha yang berjualan di lokasi CFD dilakukan sebagai bagian dari upaya pembinaan dan pendampingan. (fah)
Editor : Miftakhair