PONTIANAK POST — Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk di Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, siap diresmikan Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) pada 21 Agustus 2026.
PLB Temajuk berbatasan langsung dengan Kampung Telok Melano, Sarawak, Malaysia. Kehadirannya diharapkan membuka akses dan peluang baru bagi masyarakat di wilayah perbatasan.
Bupati Sambas Satono mengatakan pemerintah daerah memastikan seluruh persiapan peresmian berjalan dengan baik.
"Kita ingin memastikan seluruh persiapan di lapangan berjalan dengan baik, sehingga peresmian PLB Temajuk nantinya dapat berlangsung lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Satono di Sambas, Minggu (16/8/2026).
Bupati Sambas Cek Persiapan PLB Temajuk
Satono bersama Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Kabupaten Sambas meninjau lokasi pada Sabtu sore.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi dan berbagai rangkaian kegiatan menjelang peresmian.
Menurut Satono, kehadiran PLB Temajuk menjadi momentum penting bagi masyarakat perbatasan. Selama ini, masyarakat di wilayah tersebut menghadapi keterbatasan akses keluar-masuk wilayah Indonesia dan Malaysia.
PLB Temajuk Diharapkan Buka Peluang Ekonomi
Pembangunan PLB Temajuk dinilai tidak sekadar menghadirkan fasilitas pelayanan di kawasan perbatasan.
Fasilitas tersebut juga diharapkan membuka akses dan peluang baru bagi masyarakat Temajuk. Satono mengatakan keberadaan PLB dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan memperkuat aktivitas kawasan perbatasan.
Potensi yang diharapkan berkembang mencakup sektor pariwisata dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Dibangunnya PLB Temajuk bukan sekadar menghadirkan gerbang batas negara, tetapi menjadi awal terbukanya berbagai peluang baru bagi masyarakat," ujarnya.
Temajuk Didorong Jadi Beranda Depan Negara
Pemkab Sambas berkomitmen menjadikan kawasan perbatasan sebagai beranda depan negara yang aman, produktif, dan berdaya saing.
Satono mengatakan terbukanya akses perbatasan harus diikuti dengan penguatan potensi ekonomi lokal.
Langkah tersebut diharapkan membuat masyarakat Temajuk dapat tumbuh seiring perkembangan kawasan perbatasan.
"Kita ingin membuka ruang harapan baru bagi masyarakat Temajuk untuk tumbuh bersama pariwisata dan ekonomi kawasan perbatasan," katanya.
Peresmian PLB Temajuk Dirangkaikan Kegiatan Warga
Peresmian PLB Temajuk akan dirangkaikan dengan sejumlah kegiatan yang melibatkan masyarakat. Kegiatan tersebut antara lain Fun Run Border Temajuk, festival kuliner, pentas seni, dan bazar UMKM.
Rangkaian kegiatan menjadi bentuk kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam momentum peresmian PLB Temajuk.
Kegiatan tersebut juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperkenalkan potensi budaya, kuliner, dan produk UMKM kawasan perbatasan.
PLB Temajuk Perkuat Konektivitas Sambas-Malaysia
Selain menjadi akses keluar-masuk masyarakat, PLB Temajuk diharapkan memperkuat konektivitas kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia.
Kehadiran fasilitas tersebut juga diharapkan meningkatkan aktivitas ekonomi di wilayah perbatasan, khususnya Kecamatan Paloh.
Bagi masyarakat Temajuk, peresmian PLB menjadi bagian dari upaya membuka akses dan peluang ekonomi yang lebih luas.
BNPP Siapkan Layanan Imigrasi, Bea Cukai dan Karantina
Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) menyebut fasilitas pelayanan di PLB Temajuk telah disiapkan untuk mendukung operasional lintas instansi.
Layanan tersebut mencakup keimigrasian, kepabeanan, serta kekarantinaan, termasuk kesehatan dan karantina hewan maupun tumbuhan.
BNPP juga akan memfasilitasi mobilisasi personel lintas instansi sekaligus mengelola PLB Temajuk. Pos tersebut direncanakan ditingkatkan menjadi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) dengan tipologi D.
Peningkatan status tersebut diharapkan memperluas kapasitas layanan perlintasan orang dan barang serta mendukung aktivitas lintas batas Indonesia-Malaysia.
Dalam rencana operasionalnya, perlintasan Temajuk–Telok Melano akan menjadi jalur resmi masyarakat Indonesia dan Malaysia. Pengaktifan kembali jalur tersebut mengacu pada Border Crossing Agreement (BCA) 2023.*
Editor : Uray RonaldSumber : Antara