PONTIANAK POST – Sekitar empat hektare kawasan Taman Wisata Alam (TWA) di Dusun Mekar, Desa Nibung, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, terbakar, Kamis (3/9). Tim gabungan melakukan pemadaman untuk mencegah api meluas.
Kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Lahan yang terbakar diperkirakan mencapai empat hektare. Pemadaman berlangsung hingga pukul 15.00 WIB dengan melibatkan personel Polsek Paloh, TNI Koramil Paloh, Intel Kodim 1208 Sambas, Kompi Senapan A/GTY 645, TNI BKO Yon TP 893, Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Nibung, BKSDA Resort Paloh, serta masyarakat setempat.
Plt. Kapolsek Paloh AKP Hendri melalui Ps. Kasihumas Polsek Paloh Bripka Bong Rafyanto Wijaya mengatakan, setelah menerima informasi kebakaran di kawasan TWA, petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan bersama.
Baca Juga: Karhutla Mempawah Meluas, Petugas Hadapi Kendala Minim Air dan Akses Sulit ke Titik Api
“Dua unit mesin pompa digunakan petugas untuk padamkan api, kemudian juga memakai peralatan manual agar api yang menyala bisa padam,” kata Bripka Bong.
Pemadaman terkendala jauhnya sumber air, suhu panas, serta tiupan angin yang cukup kuat. Kondisi tersebut menyebabkan api cepat menyambar tanaman dan meluas.
“Petugas masih melakukan pengecekan siapa pengelola lahan tersebut, sehingga akan dimintai penjelasan perihal darimana awal api yang ada,” katanya.
Setelah pemadaman, petugas akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencegah terjadinya kebakaran susulan.
Baca Juga: Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, Polres Singkawang Siapkan Dua Sumur Bor
Sebelumnya, Polsek Tebas bersama TNI dan tenaga kesehatan membagikan sekitar 500 masker kepada warga terdampak kabut asap akibat karhutla. Pembagian dipusatkan di kawasan Kompleks Pasar Tebas, Rabu (2/9).
Pembagian masker berlangsung pukul 08.30 hingga 10.00 WIB. Kegiatan tersebut melibatkan Polsek Tebas, Koramil Tebas, Puskesmas Tebas, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Trantibun, serta organisasi masyarakat.
Selain masker, warga juga mendapat layanan pemeriksaan kesehatan gratis dari petugas Puskesmas Tebas.
Kasihumas Polres Sambas AKP Sadoko Kasih Wiyono menyebutkan, pembagian masker menjadi salah satu upaya menjaga kesehatan masyarakat di tengah kondisi udara yang terdampak asap karhutla.
“Sinergi lintas instansi diperlukan dalam menghadapi dampak karhutla, terutama terhadap kesehatan masyarakat. Kepolisian mengajak warga menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan segera memeriksakan kesehatan apabila mengalami keluhan akibat paparan asap,” katanya. (fah)
Editor : Hanif