Damkar Sambas Bombardir Udara dengan Air, Upaya Kurangi Dampak Kabut Asap

Fahrozi PP • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 16:42 WIB
Mobil Damkar semprotkan air ke udara ditengah kabut asap yang masih kuat di Kota Sambas.
Mobil Damkar semprotkan air ke udara ditengah kabut asap yang masih kuat di Kota Sambas.

PONTIANAK POST - Kabut asap akibat kebakaran hutan yang masih kuat serta hujan yang belum juga turun. Badan Pemadam Kebakaran Swasta Sambas kerahkan mobil pemadam untuk melakukan penyemprotan ke udara di sejumlah rute jalan, Minggu (6/9). Kegiatan ini dalam rangka mendinginkan cuaca dan mengurangi dampak buruk akibat asap.

Kegiatan yang didukung Polsek Sambas Polres Sambas, Satlantas, BPBD Sambas, Kecamatan Sambas, pihak PLN dimulai dengan apel di Halaman Markas Damkar Sambas yang dipimpin Ketua BPK Sambas Yakob Pujana dan Kapolsek Sambas, Kompol Joko Kuswanto. 

Kemudian personil Damkar, Polsek dibagi menjadi beberapa tim.

Baca Juga: Posko Siaga Damkar PKS Kalbar Berdiri, Alifudin Desak Pemerintah Pusat Perkuat Penanganan Karhutla

Selanjutnya seluruh kendaraan Damkar dikerahkan melakukan konvoi dengan pengawalan Satlantas Polres Sambas, sambil menyemprotkan air ke udara sepanjang Jalan Panji Anom, Jalan Bhakti, Jalan Gusti Hamzah, Jalan Sucitro, Jembatan Batu Pasar Pagi, Ke arah Kampung Lorong, Jalan Raya Kartiasa sampai simpang tiga Kartiasa - Jalan Lingkar Rambi. Kemudian balik lagi ke Pasar Pagi, Jalan Pendidikan, Jembatan Sabbo’, Taman Lunggi, Jalan Pembangunan, kemudian masuk Jalan Moh Syafiudin, Jembatan Asam, Jalan Ahmad Marzuki, kemudian Masuk kawasan Pasar Sambas.

Sejumlah masyarakat mengaku kondisi “Hujan Lewat” yang dilakukan Damkar Sambas, t membawa angin segar karena kondisi cuaca yang panas berubah menjadi sejuk. “Adalah segar sedikit waktu disemprot air oleh Damkar, terutama rute jalan yang dilalui,” kata Leman, warga Sambas, Minggu (6/9).

Dirinya berdoa, agar semprotan air Damkar bisa memancing hujan dari langit agar segera turun. “Mudah-mudahan, semprotan air ini menjadi pemancing hujan agar segera turun, dan bisa menghilangkan kabut asap akibat dari karhutla,” katanya.

Hal sama juga dirasakan Ifa. Dirinya berharap kegiatan ini bisa terus dilakukan selama kondisi panas dan kabut asap masih pekat di Sambas. “Kalau bisa kami sebagai masyarakat berharap Damkar bisa sering melakukan penyemprotan air, kalau bisa didaerah yang padat pemukiman, ini juga bisa mengurangi dampak tidak baik adanya cuaca panas,” katanya.

Baca Juga: Gercep Tangani Karhutla Sekayam, Dandim 1204/Sanggau Puji Sinergi Tim Gabungan

Ketua BPK Sambas yang juga Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Yakob Pujana turun langsung dalam kegiatan penyemprotan air ke sejumlah ruas wilayah di Kecamatan Sambas. Dirinya berharap apa yang dilakukan bersama BPBD, Polsek dan kecamatan ini, bisa membantu mendinginkan suasana panas yang terjadi sekarang ini.

“Kami berharap ini bis amengurangi kondisi panasnya cuaca yang terjadi, kemudian bisa mengurangi debu-debu yang berterbangan karena kebakaran hutan dan lahan yang masih melanda,” kata Yakob.

Pihaknya mengerahkan seluruh kekuatan, baik dari armada dan petugas Damkar dalam kegiatan penyemprotan. Kemudian didukung dari BPBD, Polsek Sambas, Satlantas Polres Sambas, dengan harapan apa yang dilakukan dirasakan masyarakat khususnya di Kecamatan Sambas.

“Kami menyemprotkan air ke udara, dengan harapan kondisi cuaca yang panas bisa berkurang, sehingga aktivitas masyarakat bisa berjalan dengan baik, kemudian dari sisi kesehatan, maupun aktivitas lainnya,” katanya.

Dirinya menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat dan pihak pihak yang mendukung kegiatan ini. Dirinya juga mengharapkan hujan segera turun di Kabupaten Sambas, termasuk di daerah-daerah yang saat ini masih ada titik api, agar karhutla bisa segera padam dan kabut asap menghilang.(fah)

Editor : Hanif
kebakaran hutan dan lahan karhutla sambas Damkar Sambas kabut asap