45 Hotspot Terdeteksi di Sambas, 37 Titik Berada di Teluk Keramat dan Tim Gabungan Bergerak

Fahrozi PP • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 10:24 WIB
Petugas terus melakukan pemadaman karhutla dan pendinginan di Kecamatan Teluk Keramat.
Petugas terus melakukan pemadaman karhutla dan pendinginan di Kecamatan Teluk Keramat.

PONTIANAK POST - Sebanyak 45 titik panas (hotspot) terpantau di Kabupaten Sambas melalui aplikasi Lancang Kuning, Selasa (8/9). Dari jumlah tersebut, 37 titik berada di Kecamatan Teluk Keramat, enam titik di Kecamatan Galing, dan dua titik di Kecamatan Jawai.

Hasil pemantauan tersebut menjadi dasar tim gabungan Polres Sambas, BKO Brimob Mabes Polri, TNI, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan instansi terkait bergerak melakukan pengecekan serta penanganan di lapangan.

Tim gabungan melakukan pemadaman, pembasahan, hingga pendinginan sejak pukul 07.30 WIB hingga 17.00 WIB.

Baca Juga: Hotspot Kalbar Turun Jadi 12 Titik, Hujan OMC Bantu Basahi Lahan

“Salah satu fokus pemadaman dilakukan di sejumlah titik di Desa Tri Mandayan, Kecamatan Teluk Keramat,” kata Kasi Humas Polres Sambas AKP Sadoko Kasih Wiyono.

Menurut Sadoko, pemantauan titik panas menggunakan aplikasi Lancang Kuning dilakukan sebagai bagian dari upaya deteksi dini karhutla. Setiap titik yang terpantau menjadi dasar petugas untuk melakukan pengecekan dan penanganan.

“Pemantauan hotspot terus dilakukan menggunakan aplikasi Lancang Kuning sebagai bagian dari upaya deteksi dini karhutla. Setiap titik yang terpantau menjadi dasar bagi petugas untuk melakukan pengecekan dan penanganan di lapangan,” katanya.

Polres Sambas bersama seluruh unsur terkait terus melakukan pemadaman dan pendinginan terhadap titik-titik yang terpantau. Penanganan dilakukan secara bersama-sama untuk mencegah api meluas dan memastikan kondisi lokasi benar-benar aman.

Baca Juga: Kapuas Hulu Nihil Hotspot Karhutla, Satgas Diingatkan Jangan Lengah di Tengah Musim Kemarau

Selain di Desa Tri Mandayan, pengecekan di lapangan juga mendapati area yang masih terbakar di Desa Sungai Baru. Luasnya diperkirakan mencapai dua hektare. Sadoko mengatakan sumber air di lokasi masih dapat dijangkau sehingga mendukung proses pemadaman.

“Sumber air di lokasi dinilai masih mencukupi untuk mendukung proses pemadaman. Hingga kegiatan berakhir pukul 17.00 WIB, situasi dilaporkan berjalan aman, lancar dan kondusif, sementara kepemilikan lahan yang terbakar masih belum diketahui,” katanya. (fah)

Editor : Miftahul Khair
karhutla Sambas hotspot Sambas Polres Sambas. Teluk Keramat kebakaran hutan dan lahan