PONTIANAK POST - Pengelolaan keuangan menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga keberlanjutan usaha. Karena itu, sejumlah anggota koperasi dan pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Sambas mendapatkan pelatihan pengelolaan dan pelaporan keuangan berbasis vokasi dari Tim Dosen Politeknik Negeri Sambas (Poltesa).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertema Penerapan Jasa Konsultasi Keuangan Berbasis Vokasi untuk Peningkatan Kapasitas Pelaku Usaha dalam Pengelolaan Keuangan yang Profesional dan Berkelanjutan.
Pelatihan dilaksanakan Senin (17/8) di CW Coffee & Eatery Tebas. Kegiatan yang didanai melalui DIPA Poltesa tersebut diikuti mitra program, yakni BUMDes Sari Makmur, BUMDes Sungai Baru, dan KEP Segarau Bangun Tani.
Baca Juga: Tingkatkan Kapasitas Pelaku Usaha, Poltesa Gelar Pelatihan Keuangan untuk Koperasi dan BUMDes
Kegiatan dipimpin Ketua Tim PKM U. Ari Alrizwan, M.Ak., CRP., dengan melibatkan sejumlah dosen Program Studi Akuntansi, yakni Suharman, S.E., M.M., PIA., Dinda Rintania Dewi, S.Ak., M.Acc., ACPA., serta Pahmi Ardi, S.Tr.Ak., M.Ak. Sejumlah mahasiswa turut dilibatkan sebagai tim pendukung.
Ketua Tim PKM U. Ari Alrizwan mengatakan kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus bentuk pengabdian dosen kepada masyarakat.
“PKM adalah wujud pengabdian kami sebagai dosen. Tujuan utama kegiatan ini membantu BUMDes dan koperasi dalam penyusunan laporan keuangan sederhana, memberikan pendampingan, sekaligus meningkatkan kapasitas mereka dalam mengelola usaha,” jelasnya.
Melalui program pendampingan tersebut, koperasi dan BUMDes diharapkan mampu menyusun laporan keuangan secara lebih rapi, memantau arus kas, menyusun laporan laba rugi usaha, serta meningkatkan kredibilitas usaha sehingga berdampak pada kemudahan akses permodalan.
Baca Juga: Tim Dosen Poltesa Kenalkan AppSheet kepada UPZ se-Teluk Keramat untuk Permudah Laporan Dana ZIS
“Harapan kami, melalui program ini UMKM dapat lebih profesional dalam pencatatan keuangan, sehingga usaha mereka bisa lebih berkembang dan dipercaya oleh lembaga permodalan,” ungkap Ari Alrizwan.
Selain memberikan pelatihan, Poltesa juga menyiapkan aplikasi penyajian laporan keuangan terintegrasi bagi koperasi dan BUMDes. Aplikasi tersebut diharapkan memudahkan proses pencatatan dan penyajian laporan keuangan berdasarkan standar akuntansi yang berlaku.
“Kami juga sudah merancang sistem aplikasi penyajian pelaporan keuangan yang akan membantu memudahkan koperasi dan BUMdes dalam mencatat dan menyajikan laporan keuangan yang terintegrasi,” kata Ketua PKM. (fah/PK)
Editor : Miftahul Khair