Sentra Garam Sebubus Diproyeksikan Jadi Andalan Swasembada Nasional

Basilius Andreas Gas • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 15:04 WIB
Petani Garam di Desa Sebubus, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas mengeringkan garam pada tambak mereka, Minggu (13/9) (ANTARA/Rendra Oxtora)
Petani Garam di Desa Sebubus, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas mengeringkan garam pada tambak mereka, Minggu (13/9) (ANTARA/Rendra Oxtora)

PONTIANAK POST - Desa Sebubus, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, diproyeksikan menjadi salah satu sentra garam rakyat yang berperan dalam memperkuat swasembada garam nasional pada 2027. Pengembangan kawasan ini sekaligus diarahkan menjadi sumber pendapatan utama bagi masyarakat pesisir.

Kepala Desa Sebubus Irfan Riyadi mengatakan pemerintah telah menetapkan wilayah tersebut sebagai salah satu kawasan pengembangan produksi garam rakyat. Penetapan itu dilakukan melalui koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan untuk mempercepat pencapaian swasembada garam nasional.

"Pemerintah melalui koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan menetapkan Sebubus sebagai salah satu wilayah pengembangan produksi garam rakyat untuk mendukung percepatan swasembada garam nasional pada 2027," kata Kepala Desa Sebubus Irfan Riyadi di Sambas, Minggu.

Kabupaten Sambas saat ini mampu menghasilkan sekitar 600 ton garam setiap bulan. Dengan pengembangan sentra di Sebubus, kapasitas tersebut diharapkan terus bertambah sehingga ketergantungan terhadap garam impor dapat ditekan.

Bagi masyarakat Sebubus, pengembangan komoditas garam juga membuka peluang ekonomi baru. Warga yang sebelumnya banyak mengandalkan perkebunan dan perikanan kini memiliki alternatif mata pencaharian yang dapat memberikan penghasilan lebih berkelanjutan.

"Alhamdulillah, garam ini sangat menjadi alternatif mata pencaharian masyarakat di sini dan sekarang sudah menjadi mata pencaharian utama," katanya.

Menurut Irfan, prospek usaha garam cukup menjanjikan karena kebutuhan pasarnya terbuka. Produksi petani juga mulai diarahkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tingkat lokal.

Ia menambahkan, petani garam di Sebubus terus didorong meningkatkan hasil produksi agar dapat berkontribusi terhadap target swasembada garam nasional. Untuk mencapai tujuan itu, dukungan pemerintah dalam peningkatan kapasitas produksi dan pemasaran masih dibutuhkan.

Potensi Besar Garam Pesisir Sebubus

Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan sebelumnya menilai Sebubus memiliki modal kuat untuk berkembang menjadi sentra garam rakyat unggulan. Potensi tersebut didukung garis pantai yang panjang, ketersediaan air laut, serta kondisi cuaca yang menunjang proses produksi garam.

"Ini potensi yang luar biasa. Satu bedengan bisa menghasilkan sekitar satu ton garam. Kalau satu kilogram dijual Rp2.000, berarti satu ton bisa menghasilkan sekitar Rp2 juta dari satu bedengan," katanya saat meninjau usaha garam rakyat di Sambas.

Krisantus mendorong penambahan jumlah bedengan sekaligus peningkatan kapasitasnya agar produksi dapat meningkat. Pengembangan, kata dia, harus dilakukan secara berkelanjutan sehingga tidak hanya meningkatkan volume produksi, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Pemerintah juga mendorong agar garam Sebubus tidak hanya dimanfaatkan sebagai bahan pengolahan ikan. Komoditas tersebut diharapkan dapat naik kelas menjadi garam konsumsi dengan peningkatan kualitas, termasuk melalui penambahan yodium sesuai standar kesehatan.

Penguatan sektor hilir turut menjadi perhatian. Pemerintah daerah akan mendorong pengembangan merek dan kemasan, sertifikasi, pelatihan, bantuan peralatan, serta perluasan jaringan pemasaran.

Dengan langkah tersebut, garam produksi Sebubus diharapkan mampu menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk jaringan supermarket dan minimarket di Kalimantan Barat.

Krisantus menegaskan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat siap memberikan dukungan agar Sebubus berkembang menjadi sentra garam rakyat terbesar di Kalimantan Barat. Penguatan produksi tersebut diharapkan meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir sekaligus memberi kontribusi terhadap target swasembada garam nasional. (ant)

 

Editor : Basilius Andreas Gas
Sumber : Antara
garam rakyat Kalbar sambas sentra Sebubus