PONTIANAK POST – Sejumlah masyarakat bersyukur hujan turun di beberapa wilayah pada Minggu (13/9). Hujan yang mengguyur Kecamatan Pemangkat dan Kecamatan Tebas tersebut diharapkan dapat mengurangi kabut asap sekaligus membantu memenuhi kebutuhan air warga yang mulai kesulitan akibat kekeringan.
Eri, warga Pemangkat, mengaku bersyukur hujan turun di sejumlah tempat. Ia berharap hujan dapat menghilangkan kabut asap sekaligus menyediakan air bagi warga yang sudah lama kehabisan persediaan.
“Alhamdulillah, hujan turun di Pemangkat. Inilah yang sangat dirindukan masyarakat,” kata Eri, Minggu (13/9).
Baca Juga: Kabut Asap Makin Pekat di Pontianak, Aktivitas Speedboat di Sungai Kapuas Terganggu
Meski air hujan yang ditampung masih berwarna hitam, warga tetap memanfaatkannya untuk keperluan mencuci. Dengan begitu, warga tidak perlu membeli air untuk kebutuhan tersebut.
“Lumayanlah air hujan yang ditampung, sehingga bisa digunakan untuk keperluan mencuci sehari-hari, dan kami berharap hujan kembali turun dan lebih sering,” katanya.
Hal serupa disampaikan Udin, warga Kecamatan Tebas. Ia mengatakan hujan turun sekitar pukul 15.25 WIB dan cukup lebat.
“Alhamdulillah, hujan ada turun. Kabut asap yang ada sebelumnya kuat, begitu ada hujan lalu berkurang,” katanya.
Baca Juga: Lama Dinanti, Akhirnya Hujan Kembali Guyur Kota Pontianak
Menurutnya, hujan tersebut sangat berarti bagi dirinya dan masyarakat lainnya yang sudah lama kehabisan air untuk kebutuhan mandi dan mencuci sehari-hari.
“Kami sangat menanti hujan turun, mudah-mudahan kabut asap bisa hilang dan air untuk kebutuhan sehari-hari bisa terpenuhi,” katanya. (fah)
Editor : Miftahul Khair