PONTIANAK POST - Pencegahan bullying atau perundungan di kalangan anak dan remaja di Kabupaten Sambas membutuhkan peran banyak pihak. Bimbingan diperlukan mulai dari orang tua, keluarga, sekolah hingga lingkungan sekitar.
Ketua TP PKK Kabupaten Sambas Hj Yunisa mengatakan, langkah preventif perlu dilakukan untuk mencegah perundungan. Upaya tersebut dilakukan agar generasi penerus Kabupaten Sambas memiliki ruang tumbuh yang aman dan sehat.
“Inilah yang diharapkan dari kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan Pemkab Sambas melalui Dinas Kesehatan yang bekerja sama dengan PKK Kabupaten Sambas, bagaimana semua pihak memiliki upaya bersama mencegah terjadinya bully kepada anak dan remaja,” katanya.
Baca Juga: Cegah Bullying dan Kekerasan, Kayong Utara Perkuat POKJA BSAN untuk Sekolah Aman bagi Anak
Sosialisasi kesehatan jiwa dan pencegahan perilaku berisiko pada anak dan remaja di Kabupaten Sambas menjadi bentuk kepedulian untuk memberikan edukasi kepada seluruh pihak dalam menciptakan ruang tumbuh anak yang aman, sehat, dan positif.
“Kami mengapresiasi sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik, ini merupakan upaya preventif pencegahan sebelum terjadinya pembullyan, dan menghadapi tantangan dalam rangka menjaga generasi penerus di Kabupaten Sambas,” katanya.
Yunisa menyebut kegiatan tersebut menyasar anak dan remaja karena banyak permasalahan yang terjadi pada kelompok usia tersebut. Salah satunya mencegah perilaku bullying terhadap teman sekolah, teman sebaya, maupun orang-orang di lingkungan sekitarnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengawasi dan mendampingi anak-anak serta remaja, khususnya dalam berperilaku di lingkungan sekolah. (fah)
Editor : Miftahul Khair