Titik Api Karhutla Sambas Nihil, Kabut Asap Mulai Menipis Setelah Hujan dan Pemadaman

Fahrozi PP • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 15:35 WIB
Kabut asap di Sambas sudah mulai menipis dengan jumlah titik api nol. (FAHROZY/PONTIANAKPOST)
Kabut asap di Sambas sudah mulai menipis dengan jumlah titik api nol. (FAHROZY/PONTIANAKPOST)

PONTIANAK POST – Pemerintah Kabupaten Sambas memaksimalkan upaya pengendalian bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), dengan dukungan pihak terkait dan masyarakat.

“Pentingnya koordinasi antarpihak dalam menghadapi kondisi kabut asap akibat karhutla, lantaran respons cepat dan kerja bersama menjadi hal penting untuk dilakukan di tengah terjadinya bencana,” kata Bupati Sambas, H Satono.

Satono mengapresiasi semua pihak yang selama ini turun ke lapangan melakukan pemadaman karhutla. Menurutnya, masyarakat setempat juga turut bahu-membahu melakukan pemadaman dan penanganan di lapangan.

Baca Juga: Ironis, 15 Hektare Gambut yang Direvegetasi di Sambas pada 2023 Ludes Terbakar Karhutla 2026

Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Yakob Pujana, juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah dan terus melaksanakan pemadaman karhutla di sejumlah wilayah Kabupaten Sambas.

Menurut Yakob, kebakaran hutan dan lahan memberikan dampak tidak baik bagi sendi-sendi kehidupan masyarakat. Tidak hanya terhadap kesehatan, karhutla juga mengganggu sejumlah kegiatan lainnya.

Sesuai data BMKG, titik api di Kabupaten Sambas per 18 September 2026 tercatat nol. Kondisi tersebut juga berpengaruh terhadap penurunan kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Sambas.

“Selain lantaran sudah turunnya hujan beberapa kali di sejumlah tempat, kemudian upaya pemadaman yang dilakukan petugas yang turun ke lokasi, menyebabkan titik api terus berkurang sehingga kabut asap meski saat ini masih ada, namun mulai berkurang atau menipis,” katanya.

Yakob mengharapkan kesiapsiagaan dan kekompakan semua pihak terus terjaga serta hujan kembali turun. Dengan demikian, kabut asap diharapkan hilang sehingga kondisi udara membaik dan seluruh aktivitas masyarakat berjalan normal.

“Di Kabupaten Sambas, semua pihak terlibat di tengah bencana kabut asap akibat karhutla, mulai dari kepolisian, TNI, Pemerintah, hingga elemen masyarakat, petugas damkar. Ini menjadi hal yang baik dan kekompakan ini harus terus ditingkatkan,” katanya. (fah)

Editor : Hanif
karhutla Sambas Kabut Asap Sambas Titik Api Sambas bmkg pemkab sambas