310 Atlet Ikuti Turnamen Bulutangkis Piala Bupati Sambas, Jadi Persiapan Hadapi Porprov 2026

Fahrozi PP • Dipublikasikan Sabtu, 3 Oktober 2026 | 15:29 WIB
Sejumlah atlet yang ikut meramaikan Turnamen Bulutangkis Bupati Cup se-Kabupaten Sambas 2026.
Sejumlah atlet yang ikut meramaikan Turnamen Bulutangkis Bupati Cup se-Kabupaten Sambas 2026.

PONTIANAK POST – Turnamen Bulutangkis Piala Bupati Sambas 2026 menjadi salah satu ajang bagi atlet daerah untuk mengukur kemampuan sekaligus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Barat 2026.

Turnamen tersebut mendapat antusiasme dari klub-klub bulutangkis di Kabupaten Sambas. Sebanyak 310 peserta ambil bagian dalam kompetisi yang terbagi dalam 155 pasangan ganda.

Wakil Bupati Sambas H. Heroaldi Djuhardi Alwi mengatakan, turnamen tersebut menjadi bagian dari upaya menjaring atlet bulutangkis potensial dari Kabupaten Sambas.

Baca Juga: Hari Kesaktian Pancasila, Kapolres Sambas Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Persatuan

“Kompetisi tahun ini diikuti oleh 310 peserta yang terbagi ke dalam 155 pasangan ganda. Seluruh peserta diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya agar kelak dapat mewakili Kabupaten Sambas di tingkat yang lebih tinggi,” katanya saat membuka Turnamen Bulutangkis Bupati Cup se-Kabupaten Sambas 2026, kemarin.

Menurut Heroaldi, atlet daerah memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan melalui kompetisi tersebut. Ia berharap para atlet dapat berkembang dan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

Pelatih Senior PB KIBER Sambas, Supardi, menilai turnamen seperti Piala Bupati penting bagi proses pembinaan atlet. Kompetisi memberikan kesempatan kepada pemain untuk mengukur hasil latihan sekaligus mendapatkan pengalaman bertanding.

“Kejuaraan seperti ini sangat dibutuhkan sebagai sarana mengukur kemampuan atlet sekaligus memberikan pengalaman bertanding yang berharga. Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan Turnamen Bulutangkis Piala Bupati 2026,” kata Supardi.

Baca Juga: 1.192 Hektare Gambut Sambas Terbakar, Pemulihan Didorong untuk Cegah Karhutla Berulang

Menurut dia, latihan rutin perlu diimbangi dengan frekuensi pertandingan yang cukup. Melalui kompetisi, atlet dapat mengasah teknik, mental bertanding, kepercayaan diri, serta kemampuan mengelola tekanan.

“Kami melihat pembinaan atlet tidak cukup hanya dilakukan melalui latihan rutin, tetapi juga harus didukung dengan frekuensi kompetisi yang memadai agar atlet mampu berkembang secara maksimal,” ujarnya.

Supardi mengatakan, turnamen Piala Bupati juga dimanfaatkan untuk melihat hasil pembinaan atlet yang telah dilakukan klub. Evaluasi tersebut diperlukan untuk menentukan langkah peningkatan kemampuan menjelang Porprov Kalbar 2026.

“Saat ini kami juga mulai fokus mempersiapkan atlet menghadapi Porprov 2026. Kejuaraan Piala Bupati menjadi sarana yang sangat penting untuk mengukur kesiapan fisik, teknik, dan mental bertanding para atlet,” katanya.

Dengan demikian, hasil pertandingan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pelatih dan klub dalam menentukan program latihan berikutnya.

“Kami berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga menjadi agenda rutin yang mampu melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi dari Kabupaten Sambas,” pungkasnya. (fah)

 

Editor : Hanif
porprov kalbar 2026 Piala Bupati Sambas 2026 bulutangkis Sambas atlet Sambas olahraga Sambas