Kepala Bidang Pertamanan pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sanggau, Priyono mengatakan penyiraman tanaman harus dilakukan karena dalam dua pekan terakhir tidak ada turun hujan di Kota Sanggau. Sehingga banyak tanaman sepanjang kota Sanggau mengalami layu bahkan ada yang kering dan mati.
“Banyak tanaman disepanjang jalanan kota yang layu, kering dan mati. Makanya, kami segera melakukan penyiraman,” katanya, kemarin.
“Salah satu dampak kemarau panjang yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia termasuk Kabupaten Sanggau mengakibatkan tanaman hijau yang ditanam di sepanjang jalan protokol Kota Sanggau mengalami layu, bahkan terdapat beberapa tanaman yang mati karena kekeringan. Penyiraman dilakukan menggunakan mobil pickup yang dilengkapi tong air yang sudah diisi air,” ungkapnya.
Menurutnya, penyiraman telah dilakukan dalam beberapa belakangan. Hal tersebut guna menghindari kemungkinan banyaknya tanaman yang mati di area pembatas jalan dan pinggiran jalan. Salah satu faktor penyebab kekeringan itu adalah akibat fenomena El Nino yakni fenomena memanasnya suhu muka laut di Samudera Pasifik bagian tengah hingga timur. Dampak dari El Nino yang terjadi di sejumlah daerah Indonesia adalah kondisi kering dan berkurangnya curah hujan. (sgg/sanggau.go.id)
Editor : Administrator