“Penetapan target tersebut akan menghadapi tantangan yang besar, tentunya akan dapat dicapai apabila kita saling bergandeng tangan bersama–sama dari seluruh komponen daerah, merapatkan barisan untuk bekerja lebih giat dan lebih serius lagi dengan menetapkan fokus–fokus program dan kegiatan yang secara signifikan berpengaruh langsung terhadap pencapaian target terlebih lagi dalam menghadapi Pandemi Covid–19,” jelas Wagub.
Meski demikian, Wagub juga menyampaikan empat indikator makro Kabupaten Sanggau yang sudah terbilang bagus. Empat indikator yang dimaksud yakni kemiskinan, tingkat pengangguran terbuka, serta pertumbuhan ekonomi lebih baik dari nasional dan provinsi.
“Angka kemiskinan Sanggau sebesar 4,46 persen, tingkat pengangguran terbuka sebesar 3,52 persen, dan pertumbuhan ekonomi Sanggau tidak mengalami kontraksi yakni sebesar 0,7 persen. Namun, IPM Sanggau masih di bawah nasional dan provinsi,” ungkapnya.
Norsan juga menginformasikan bahwa untuk paket strategis yang akan dilaksanakan tahun 2021 di Kabupaten Sanggau yakni Peningkatan Jalan Bodok – Meliau senilai Rp15 miliar, Peningkatan Jalan Simpang Medang – Nanga Mau (DAK) senilai Rp11,23 miliar, dan Pembangunan Jalan Balai Sebut – Balai Sepuak – Semubuk senilai Rp6,6 miliar. Dengan adanya peningkatan jalan ini diharapkan dia, dapat membantu peningkatan infrastruktur dalam mendukung pembangunan daerah di Kabupaten Sanggau. (sgg) Editor : Administrator