Kehadiran Sekda Sanggau disambut secara seremonial dengan tarian, sebelum melakukan ritual adat pancung buluh muda dan pengguntingan pita. Dilanjutkan dengan ibadah dilakukan juga doa pentahbisan dan pembukaan pintu gereja yang dilakukan secara simbolis oleh Pendeta Hendra Purba.
Ketua panitia, Petrus mengatakan pihaknya berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sanggau atas dukungan dan bantuan yang telah diberikan. Juga kepada seluruh jemaat yang secara swadaya dan bergotong royong untuk menggenapi pembangunan rumah ibadah tersebut.
“Awalnya kami merasa kurang optimis. Apalagi ketika melihat dana yang dibutuhkan dalam pembangunan gereja ini cukup besar. Tetapi, berkat dukungan doa serta material dan dana serta juga kekompakan jemaat dengan panitia dalam melakukan upaya–upaya swadaya jemaat baik usaha dana, kotak pembangunan, serta donatur maupun usaha dana lainnya dan juga berkat perhatian dari pemerintah daerah melalui dana hibah maka berdirilah gedung gereja ini,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekda Sanggau, Kukuh Triyatmaka menyampaikan selamat atas diresmikannya gedung Gereja GPIB Maranatha Sanggau Pos Pelkes Kharisma Mundun. Dirinya berharap para jemaat mempunyai rasa memiliki terhadap bangunan tersebut sehingga dapat terjaga dan terawat dengan baik.
“Jangan hanya membangun gereja yang merupakan fisik bangunan saja tetapi juga membangun persekutuan dan imam jemaat yang ada sehingga dapat membantu pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan SDM yang ada,” katanya.
“Saya ucapkan selamat atas diresmikan dan telah ditasbihkan gedung gereja ini. Pemerintah Daerah tentu memperhatikan dan mendukung pembangunan rumah ibadah apalagi jemaat tadi juga ikut ambil bagian dalam pembangunannya. Ini akan menimbulkan rasa memiliki sehingga pasti akan dirawat dan dijaga fisik bagunan gereja ini dan tentunya harapan saya juga harus membangun persekutuan dan meningkatkan iman jemaat yang ada di tempat ini agar mendorong pembangunan SDM khususnya di Kabupaten Sanggau ini,” sambung dia.
Sekda juga mengajak kepada seluruh masyarakat Sanggau umumnya agar dapat terus menjaga kedamaian dan kekompakan di setiap unsur masyarakat sehingga menciptakan situasi dan kondisi yang aman dan kondusif dan terhindar dari kekacauan atau hal–hal lain yang tidak diinginkan.
“Saya mengucap syukur, kondisi kedamaian dan kekompakan kita masyarakat di Sanggau ini terjalin kompak dan harmonis. Tentu hal ini harus tetap kita pertahankan dan terus kita pupuk agar kita mampu bersama-sama menciptakan situasi kondisi yang terhindar dari kekacauan atau hal–hal lain yang tidak kita inginkan,” harapnya.
Di akhir sambutannya, Sekda Sanggau mengingatkan agar pelaksanaan kegiatan dalam bentuk apapun harus tetap melaksanakan protokol kesehatan secara ketat. Apalagi, saat ini, situasi Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid–19) belum berakhir. (sgg)
Editor : Administrator