Kapolsek Mukok, Iptu Suharyanto ketika dikonfirmasi harian ini membenarkan keberadaan lanting-lanting tersebut di wilayah hukum Polsek Mukok. Pihaknya juga telah melakukan pengecekan di lokasi bersandarnya puluhan lanting peti tersebut.
“Kami sudah cek lokasinya. Juga sudah melakukan komunikasi dan melakukan upaya persuasif berupa imbauan kepada para pekerja,” katanya Minggu (26/9).
Terkait situasi tersebut, dirinya juga telah melaporkan kepada pimpinan, dalam hal ini Kapolres Sanggau, terkait dengan petunjuk penegakan hukum (Gakum) terhadap keberadaan lanting-lanting tersebut.
“Saya sudah laporkan ke pimpinan. Selanjutnya nanti keputusan pimpinan. Petunjuk apa yang diberikan, kami siap laksanakan,” ujarnya.
Berdasarkan informasi dari kapolsek, dari hasil pengecekan di lapangan, sedikitnya ada 20an lanting PETI di Dusun Tanjung Periuk, Desa Inggis. Hari Sabtu dilaporkan mesin-mesin tersebut sudah beroperasi melakukan kegiatan penambangan.
“Iya, laporannya hari Sabtu sudah kembali beroperasi. Lokasinya di sisi hilir sungai Dusun Tanjung Periuk,” tegasnya. (sgg) Editor : Super_Admin