Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Esensi Pendidikan Sepanjang Hayat

admin2 • Kamis, 18 November 2021 | 09:53 WIB
Oleh: Barnain Sianipar, S.Pd (Guru di SMAN 1 Sanggau)
Oleh: Barnain Sianipar, S.Pd (Guru di SMAN 1 Sanggau)
PENDIDIKAN bukanlah diskriminasi untuk kaum tertentu. Pendidikan adalah hak semua warga negara. Pendidikan untuk semua pihak yang berhak mendapatkannya dengan menyediakan kesempatan belajar. Adanya konsep pendidikan sepanjang hayat menjadi hal yang mutlak diperlukan dalam rangka menuju masyarakat tang beradab dan madani. Pendidikan utamanya diharapkan akan melahirkan manusia yang terasing dalam lingkungannya.

Pendidikan sepanjang hayat akan membawa pemikiran manusia dalam memaknai diri dan lingkungannya. Pendidikan merupakan suatu kegiatan yang universal dalam kehidupan manusia., karena dimanapun dan kapan pun di dunia terjadi pendidikan. Pendidikan utamanya adalah manusia, perbuatan pendidikan yang yang diarahkan untuk mengembangkan potensi dasar dalam meningkatkan peran manusia.

Adanya perubahan konsep pendidikan sesuai peradaban manusia dalam mencari makna pendidikan yang sesungguhnya. Mobilitas manusia menyebabkan rasa ingin tahu akan ilmu pengetahuan makin meningkat. Oleh karena itu, maka semua pihak ingin mendapatkan ilmu yang dapat digunakan guna mengikuti perkembangan jaman. Serta mampu beradaptasi dengan baik guna kemajuan bersama.

Hakikat pendidikan menjadi akar atau kerangka ilmu pendidikan sebagai ilmu. Dalam pasal 31 Undang Undang Dasar 1945 menyatakan bahwa tiap-tiap warga negara berhak mendapat pengajaran nasional yang diatur dengan undang–undang. Pemerintah mengupayakan pelayanan pendidikan nonformal atau pendidikan yang berlangsung di luar sekolah dalam memenuhi tuntutan kebutuhan pendidikan masyarakat yang cukup kompleks.

Undang–undang Nomor 20 Tahun 2003 Pasal 5 Ayat 1 menegaskan bahwa setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu. Mewujudkan sebuah pendidikan yang bermutu dapat dicapai dengan mengoptimalkan berbagai institusi dan organisasi pendidikan melalui penyelenggaraan pendidikan, baik pendidikan sekolah dan pendidikan luar sekolah. Hal ini berarti bahwa fungsi dan tujuan pendidikan nasional dalam pelaksanaan dan pencapaiannya dibebankan kepada pendidikan sekolah dan pendidikan luar sekolah sehingga kedua satuan organisasi pendidikan ini sama pentingnya. Untuk itu, perlu mendapatkan perhatian yang sama.

Masa pandemi yang masih belum berakhir, dan sistem pembelajaran daring yang pernah terjadi menjadi salah satu upaya adanya pendidikan yang harus terus  berlangsung. Dengan banyak sistem dan pola pendidikan sesuai dengan kondisi dan sarana prasarana sekolah, pendidikan tetp dilaksanakan dalam pemenuhan hak siswa. Dan saat ini, pembelajaran tatap muka terbatas telah dilakukan sesuai aturan pemerintah. Seharusnya akan menjadi penyemangat semua pihak dalam menujudkan pendidikan sepanjang hayat. Sebab setiap kita harus belajar dan memperoleh pendidikan dalam setiap situasi atau konsisi apapun.

Melalui pendidikan sepanjang hayat, manusia selalu belajar melalui peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari atau pengalaman yang telah  Konsep pendidikan sepanjang hayat tidak mengenal batas usia. Semua manusia baik yang masih kecil hingga lanjut usia tetap bisa menjadi siswa karena cara belajar sepanjang hayat dapat dilakukan di mana pun, kapan pun, dan oleh siapapun.** Editor : admin2
#Penting pendidikan