SANGGAU - Pemerintah daerah bersama dengan TNI dan kepolisian bergerak cepat memberikan edukasi bagi siswa terkait beredarnya video viral bullyng di sekolah beberapa waktu lalu. Meski lokus video tersebut tidak berada di Sanggau, namun situasi tersebut tetap harus diantisipasi secara serius.
Kapolsek Kapuas, Iptu Heri Triyana mengatakan pihaknya bersama TNI dan kelurahan melakukan kegiatan antisipasi dampak video viral yang beredar di medsos terkait dengan perundungan atau bullyng.
Adapun yang terlibat dalam kegiatan edukasi di sekolah, dengan sasaran siswa di SDN 09 Sanggau yakni Binmas Polsek Kapuas, Lurah Beringin, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Koramil Kapuas.
"Kegiatan ini mensosialisasikan agar para siswa tidak mengikuti hal-hal yang terjadi mengenai bullying yang viral di medsos. Juga memberikan saran dan masukan terhadap pihak sekolah agar selalu mengawasi setiap perilaku anak agar tidak melakukan hal-hal negatif yang bisa merugikan anak maupun pihak sekolah," ungkapnya, Senin (9/10).
Menurut Heri, pihaknya juga menyarankan pihak sekolah agar tidak menggunakan handphone saat kegiatan belajar mengajar. Sekolah diharapkan lebih berperan aktif dalam mengawasi anak-anak selama berada di lingkungan sekolah. Kemudian, anak-anak di sekolah bisa menggunakan media sosial untuk hal-hal yang baik.
Sementara itu, Kepala Sekolah SDN 09 Sanggau, Mesak menyampaikan sekolah berterima kasih atas kepedulian dari tiga pilar yakni pemerintah, kepolisian dan TNI dalam upaya pencegahan bullying bagi para siswa.
"Edukasi kepada siswa diharapkan dapat memberikan pemahaman agar siswa tidak ikut-ikutan dengan perilaku yang viral di medsos. Sekolah akan terus berusaha memberikan pemahaman kepada siswa agar menghindari perilaku bullying yang dapat merugikan semua pihak," jelasnya. (sgg)
Editor : A'an