Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Suhu Politik Sanggau Dinilai Mulai Panas, Kesbangpol: Awas Informasi Hoaks yang Provokatif

A'an • Minggu, 5 November 2023 | 16:47 WIB
Kepala Kesbangpol Sanggau, Antonius.
Kepala Kesbangpol Sanggau, Antonius.

 

SANGGAU - Pemilu 2024 sudah didepan mata. Pemerintah, penyelenggara pemilu dan masyarakat telah bersiap menyambut momen tersebut, 14 Februari 2024 mendatang.

Dengan waktu yang semakin dekat, situasi dan suhu politik semakin merangkak naik.

Pemilu yang bersih, jujur dan adil diharapkan akan melahirkan pemimpin yang amanah sesuai harapan rakyat Indonesia.

Termasuk di Bumi Daranante, sebutan untuk Kabupaten Sanggau.

Untuk melihat perkembangan situasi dan suhu politik serta melihat sejumlah upaya untuk menciptakan situasi yang kondusif di Sanggau, harian ini telah mewawancarai Kepala Kesbangpol Kabupaten Sanggau, Antonius, S. Sos, Jumat malam lalu. Berikut Pontianak Post menyajikan hasil wawancaranya.

1. Bagaimana perkembangan situasi keamanan daerah di Kabupaten Sanggau?

Sejauh ini kondisi daerah cukup kondusif. Memang pemerintah mengharapkan situasi yang aman sejauh ini dapat terus dipertahankan baik hari ini, jelang pemilu maupun pasca pemilu nantinya.

Harus diakui, satu-satunya jaminan pemilu dapat berjalan dengan lancar karena faktor kondusifitas itu. Pemerintah berharap jangan sampai ada kisruh sosial sehingga menimbulkan dampak keamanan yang lebih besar.

2. Bagaimana cara pemerintah mengupayakan situasi kondusif yang berkelanjutan itu?

Situasi yang aman dan tentram saat ini tentunya telah diupayakan dengan berbagai usaha oleh semua stakeholder Kabupaten Sanggau.

Dengan usaha bersama itu, menjaganya juga merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah, kepolisian atau institusi tertentu atau hanya masyarakat. Jadi, ini tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat.

3. Belakangan, karena proses tahapan pemilu semakin dekat, suhu politik sudah mulai naik, bagaimana menurut Kesbangpol sendiri?

Diakui atau tidak, secara nyata semua dapat melihat bagaimana situasi politik di Kabupaten Sanggau. Meski terlihat lebih adem, tetapi secara umum situasi dan suhu politik terasa mulai naik.

Hanya saja belum sampai pada puncaknya. Dengan perkembangan ini, tentunya masyarakat juga mesti bijaksana serta dewasa dalam bersikap dan bertindak dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Jangan mudah terprovokasi dengan berbagai isu yang belum tentu kebenarannya.

4. Terkait dengan antisipasi terhadap isu atau informasi yang menyesatkan apalagi yang berkenaan dengan politik, apa yang harus dilakukan masyarakat?

Pemerintah Kabupaten Sanggau tentu sudah kerap kali memberikan edukasi baik sifatnya sosialisasi atau penyuluhan dan imbauan agar masyarakat tidak menelan mentah-mentah informasi yang didapat baik itu dari media, dari mulut ke mulut atau dari media sosial dan sebagainya.

Informasi yang sudah terlanjur diperoleh dari luar mesti ditelusuri kebenarannya dengan melakukan kroscek sumber, bertanya dengan yang lebih mengerti atau upaya lainnya.

Apalagi kalau mendapatkan informasi yang jelas hoaks dan bersifatprovokatif, sebaiknya tidak ditanggapi. Mudah-mudahan masyarakat semakin dewasa dalam menghadapi dunia politik.

5. Disetiap perhelatan pemilu, deklarasi damai kerap menjadi ikonik sebagai bentuk komitmen. Apakah Kesbangpol Sanggau sudah atau perlu melakukan hal itu?

Dari sisi perangkat daerah, Kesbangpol memang belum melakukan itu. Tetapi, dalam lingkup perangkat daerah ini, semua komponen yang bertanggung jawab untuk hal itu.

Ketika misalnya instansi ini belum melaksanakan tetapi institusi lain sudah melaksanakan maka hal itu dianggap sudah upaya yang sudah dilakukan dengan melihatnya dalam konteks Pemerintah Kabupaten Sanggau.

6. Sebenarnya, penting atau tidak deklarasi damai sebagai bukti komitmen menjaga kondusifitas keamanan daerah jelang pemilu?

Terkait penting tidaknya deklarasi damai, penting sebenarnya. Tapi memang upaya deklarasi damai sudah sudah pernah dilakukan oleh kepolisian atau institusi lain, seingat saya seperti forum kerukunan umat beragama (FKUB) Sanggau.

FKUB sebagai perpanjangan tangan pemerintah tentu diharapkan melalui forum-forum lainnya juga, mereka bisa terlibat langsung menyuarakan kedamaian dan ketenteraman di wilayah Sanggau.

Pemerintah daerah tentu bisa melaksanakan kembali hal itu sebagai penguatan atas komitmen yang telah disepakati bersama.

7. Secara umum, imbauan apa yang ingin pemerintah sampaikan kepada masyarakat dalam menghadapi situasi politik saat ini di Kabupaten Sanggau?

Hal terpenting yang perlu dilihat yakni kedewasaan masyarakat Kabupaten Sanggau terhadap pelaksanaan pemilu.

Apalagi pengalaman pemilu-pemilu sebelumnya telah memberikan bukti bahwa masyarakat Sanggau mampu menjaga stabilitas keamanan daerah. Kedewasaan politik masyarakat ini yang harus tetap dikuatkan dengan edukasi.

Makanya kesbangpol melakukan roadshow kegiatan sosialisasi hingga ke daerah dalam rangka memberi pesan itu. Pemilu adalah pestanya rakyat, di momen itu rakyat dan kita semua mestinya merasa senang.

Pemerintah mengharapkan masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman sehingga perekonomian masyarakat juga tetap dapat berjalan dengan baik.(sgg)

Editor : A'an
#sanggau #Pemilu Damai #Pemilu 2024