Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pemkab Apresiasi Kontribusi Pembangunan Gereja  

Miftahul Khair • Sabtu, 24 Agustus 2024 | 13:19 WIB

 

 

RESMIKAN: Penjabat (Pj) Bupati Sanggau, Suherman meresmikan Gereja Katolik Pusat Paroki Santa Maria Bunda Pengharapan Bunut, Keuskupan Sanggau, Kamis (22/8).(ISTIMEWA)
RESMIKAN: Penjabat (Pj) Bupati Sanggau, Suherman meresmikan Gereja Katolik Pusat Paroki Santa Maria Bunda Pengharapan Bunut, Keuskupan Sanggau, Kamis (22/8).(ISTIMEWA)

SANGGAU - Penjabat (Pj) Bupati Sanggau, Suherman meresmikan Gereja Katolik Pusat Paroki Santa Maria Bunda Pengharapan Bunut, Keuskupan Sanggau, Kamis (22/8) kemarin. Pemberkatan dilakukan oleh Uskup Emeritus Giulio Mencuccini yang didampingi oleh Uskup Keuskupan Agung Kucing Mgr. Simon Peter Poh Hoon Seng.

"Puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan rahmat-Nya, kita semua dapat berkumpul di sini dalam keadaan sehat dan bahagia untuk meresmikan gereja yang baru ini. Hari ini merupakan hari yang sangat istimewa dan bersejarah bagi kita semua khususnya bagi umat di Paroki Santa Maria Bunda Pengharapan Bunut," ujar Uskup Emeritus Giulio Mencuccini.

Menurutnya, gereja tidak hanya sebuah bangunan fisik, melainkan sebagai rumah rohani untuk berkumpul, berdoa dan memperkuat iman bersama. Gereja merupakan tempat menerima sakramen, mendengarkan firman Tuhan dan mengalami kasih Tuhan untuk kehidupan sehari-hari.

"Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi  dalam pembangunan gereja ini, baik dari segi waktu, tenaga maupun dana. Tanpa dukungan kerja keras peresmian gereja ini tidak akan terwujud. Semoga gereja ini menjadi berkat kita semua, tempat kita semakin dekat dengan Tuhan dan saling mengasihi  sebagai saudara dalam iman," jelasnya.

Penjabat (Pj) Bupati Sanggau, Suherman mengatakan banyak yang telah berkontribusi pada pembangunan gereja tersebut.

"Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Sanggau mengucapkan terima kasih secara khusus kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang sudah memberikan dana hibah kepada Paroki Bunut," katanya.

Dikatakannya, dari referensi yang didapatkan dari beberapa sumber menyebutkan bahwa gereja dimaknai sebagai semua orang, maka setiap individu orang Katolik adalah gereja.

"Maka kita harus mengimplementasikan  bahwa kita adalah gereja yang hidup yang berada di tengah-tengah masyarakat. Nah, apakah prilaku kita sudah mencerminkan gereja, itu pertanyaan yang harus direnungkan oleh kita semua," ungkapnya.

Pemkab Sanggau, lanjut Suherman, berterimakasih kepada semua tokoh agama yang telah melaksanakan tugasnya dalam membina keimanan, ikut membina akhlak dan membangun karakter manusia, khususnya yang ada di Kabupaten Sanggau.

"Sebagian tugas pemerintah juga untuk membina umat baik keimanan, akhlak maupun karakter. Nah, ini juga sudah dilakukan oleh tokoh agama. Karenanya, saya atas nama pemerintah mengucapkan terima kasih. Harus diketahui, pemerintah daerah mempunyai keterbatasan baik anggaran dan lainnya. Tadi dikatakan oleh Pastor Paroki bahwa gereja ini dibangun dengan kerjasama beberapa pihak. Karena kalau hanya tentu akan sedikit lebih lama," terangnya. (sgg)

Editor : Miftahul Khair
#Pembangunan Gereja #kabupaten sanggau #Pj Bupati Sanggau