SANGGAU - Input data pada Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kabupaten Sanggau menjadi yang terbaik se-Kalimantan dan mendapatkan penghargaan dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia. Penghargaan yang diberikan kementerian didasarkan atas penilaian tahun 2023.
"Pemkab Sanggau diberikan penghargaan terkait input harga barang kebutuhan pokok dan barang penting (bapokting) pada SP2KP Kemendag. Hal ini didasarkan pada penilaian tahun 2023," ungkap Andy Gustami selaku Kepala Bidang Pasar pada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sanggau, Kamis (22/8) kemarin.
Andy mengungkapkan penghargaan tersebut diberikan karena Kabupaten Sanggau dinilai paling aktif melaporkan harga-harga Bapokting di wilayahnya. Kabupaten Sanggau dinilai 70 hingga 90 persen kinerja dengan performa di atas rata-rata kabupaten dan kota.
"Kabupaten Sanggau melakukan input sekali dalam sepekan mengenai data harga-harga Bapokting dengan locus pasar pantauan yakni Pasar Sentral sesuai yang ditetapkan kementerian perdagangan," jelasnya.
"Data yang disampaikan melalui SP2KP adalah data ril perkembangan harga setiap pekan. Kalau data asal-asalan atau asal bos senang, pihak kementerian pasti tahu. Jadi, data yang kita sampaikan tidak bisa sembarangan," sambungnya.
Terkait dengan reward atas capaian tersebut, Andy menyebut bahwa sebelum-sebelumnya ada diberikan, termasuk dalam bentuk dana insentif daerah (DID). Mengenai jumlahnya, itu menyesuaikan keuangan negara. (sgg)
Editor : Miftahul Khair