SANGGAU - Sebanyak 34 guru penggerak dan 6 pengajar praktik angkatan sembilan Kabupaten Sanggau dikukuhkan pada Jumat (30/8) oleh Penjabat (Pj) Bupati Sanggau, Suherman.
Pengukuhan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Sanggau dengan disaksikan sejumlah pejabat organisasi perangkat daerah (OPD).
Pj Bupati Sanggau menyampaikan salah satu kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia bagi guru, baik di tingkat dasar maupun menengah adalah guru penggerak.
Program ini merupakan program pendidikan kepemimpinan bagi guru yang diharapkan mampu menjadikan guru sebagai pemimpin dan agen perubahan dalam proses pembelajaran di sekolah.
"Tujuan program pendidikan guru penggerak ini adalah menghasilkan guru yang mampu menciptakan proses pembelajaran yang berpusat sekaligus berpihak pada murid serta mampu menggerakkan ekosistem pendidikan di sekolah yang lebih baik," jelasnya.
Menurutnya, dengan menjadi guru penggerak, para guru diharapkan dapat terus menciptakan pembelajaran yang menumbuhkembangkan semangat dan kreativitas siswa serta menuntun untuk terus menjadi generasi penerus bangsa yang membanggakan.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Sanggau, saya mengucapkan selamat atas kelulusan guru penggerak angkatan sembilan Kabupaten Sanggau dan dengan kelulusan tersebut menandakan para guru ini telah diberikan kemampuan dan kewenangan untuk melakukan perubahan sebagai pemimpin pendidikan," katanya.
Gerakan perubahan, lanjut Suherman, mesti dimulai dari diri dan lingkungan tempat bertugas.
Turut memberi pelayanan yang berpihak pada murid, menjalin kolaborasi dengan sesama guru dan berbagai praktisi untuk menciptakan ekosistem yang baik serta menjadikan guru penggerak yang selalu belajar, berbagi dan bergerak bersama.
"Saya berkesempatan secara resmi mengukuhkan guru penggerak angkatan sembilan Kabupaten Sanggau tahun 2024 yang berjumlah 34 orang dan pengajar praktik yang berjumlah 6 orang.
Diharapkan para guru penggerak angkatan sembilan dan semua guru penggerak di Kabupaten Sanggau terus berkomitmen untuk selalu bergerak dan menggerakkan lingkungan dimanapun berada untuk menjadi lebih baik lagi, sebagaimana semboyan guru penggerak yakni tergerak, bergerak dan menggerakkan demi mewujudkan cita-cita merdeka belajar," terang Suherman.
Harapan kedepan, kata dia, para guru penggerak tidak boleh lagi ragu dalam menggerakkan perubahan dan diharapkan selalu menghadirkan terobosan untuk menjadi pemimpin pembelajaran yang merdeka di Kabupaten Sanggau.
"Mari terus semangat menjadi pemimpin dan penggerak dalam merdeka belajar serta kita wujudkan Sanggau maju dan terdepan melalui generasi baru kepemimpinan pendidikan di Indonesia, teristimewa untuk Kabupaten Sanggau," harapnya. (sgg)
Editor : A'an