SANGGAU - Pada Peringatan Ke-41 Hari Olahraga Nasional (Haornas) Tahun 2024, Jumat (13/9), Penjabat (Pj) Bupati Sanggau, Suherman bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Sanggau, para atlet dan stakeholder lainnya merayakan momen tersebut di Komplek Taman Aronk Belopa Kota Sanggau. Kegiatan dirangkai dengan olahraga bersama serta penyerahan penghargaan bagi atlet Sanggau yang berprestasi.
"Pada kesempatan ini selayaknya berbangga bahwa kita dapat melaksanakan agenda kerja pemerintah di bidang olahraga khususnya melaksanakan peringatan ke-41 hari olahraga nasional tingkat Kabupaten Sanggau serta pada saat bersamaan kita juga memperingati HUT Ke-62 Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI). Di tengah-tengah kita turut hadir pensiunan pegawai negeri instansi pusat dan daerah yang juga turut memeriahkan hari olahraga nasional tahun 2024 di Bumi Daranante," ungkap Suherman.
Menurutnya, pada momentum Peringatan Ke-41 Haornas tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Sanggau telah menyerahkan penghargaan kepada pejuang di bidang olahraga khususnya kepada para atlet pelajar yang telah berprestasi pada kejuaraan olahraga pelajar serta kepada atlet dan pegiat olahraga Kabupaten Sanggau yang telah berprestasi di Tingkat Provinsi Kalimantan Barat seperti pada Peparprov 2023, Popda 2024 dan Forprov tahun 2024.
Tahun 2023 lalu, lanjut dia, untuk pertama kalinya Kabupaten Sanggau dapat berpartisipasi dan sekaligus mengukir prestasi dengan mengirimkan atlet penyandang disabilitas untuk mengikuti pekan olahraga penyandang disabilitas atau Paralympic Provinsi (Paperprov) Kalimantan Barat VI Tahun 2023 dengan perolehan 6 emas, 6 perak dan 7 perunggu.
Sejarah lainya, tahun 2023 Kabupaten Sanggau untuk pertama kalinya berpartisipasi dalam Festival Olahraga Masyarakat Tingkat Nasional (Fornas) VII di Bandung, Jawa Barat dan dari dua inorga yang bertanding yakni cabang olahraga panahan tradisonal dan cabang olahraga sumpit, Kontingen Kabupaten Sanggau dapat memperoleh satu medali emas dari cabang olahraga sumpit. Kemudian, pada 9 hingga 15 Agustus 2024 untuk pertama kalinya juga Kabupaten Sanggau dapat berpartisipasi dalam Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (Forprov) ke-1 Provinsi Kalimantan Barat dan berhasil memperoleh medali 1 emas, 3 perak dan 2 perunggu serta dalam pertandingan ekshibisi memperoleh 3 medali emas dan 1 medali perunggu.
"Daya saing olahraga Kabupaten Sanggau saat ini belum dapat menjadi yang terdepan di Kalimantan Barat, rangking perolehan medali pada kejuaraan daerah masih dikisaran sepuluh besar serta atlet yang dapat lolos dan berhasil di kejuaraan nasional pun masih terbatas apalagi yang mampu meraih medali," katanya.
"Membangun daya saing olahraga memerlukan upaya yang sungguh-sungguh, kerja keras serta melalui proses yang tidak instan oleh karena itu jika kita ingin olahraga ini berdaya saing unggul," sambungnya.
Pj Bupati Sanggau lantas menyampaikan beberapa hal mendasar yang mesti dibenahi bersama yakni, pertama, guru penjaskes dapat mengambil peran penting dalam melakukan pengembangan atlet usia sekolah dengan cara terus menggali minat serta mengasah bakat olahraga anak didik sesuai cabang olahraga yang diminati.
Kedua, sekolah sebagai salah satu basis pengembangan atlet pelajar, mempunyai program ekstra kurikuler untuk cabang olahraga tertentu yang mungkin dapat dikembangkan dan menjadi cabor unggulan di sekolah.
Selanjutnya, ketiga, pengkab olahraga agar lebih proaktif dalam mempromosikan dan dapat bekerjasama mengembangkan club olahraga di sekolah-sekolah, dengan harapan akan lahir atlet muda berbakat dan atlet muda berprestasi.
Keempat, pemenuhan SDM olahraga seperti penyediaan tenaga pelatih, wasit dan juri sesuai jenis dan jenjang yang diperlukan, dengan merujuk standar kualifikasi dan konpetensi yang diisyaratkan di masing-masing cabang olahraga.
Kelima, pemerintah daerah dan komite olahraga serta pengkab atau inorga harus rutin menyelenggarakan kejuaraan olahraga, baik dalam bentuk single event maupun multi event yang dapat diselenggarakan secara mandiri maupun kerjasama dengan pihak ketiga atau sponsor dalam kerangka pengembangan bisnis olahraga. Keenam, tersedianya sarana dan prasarana olahraga yang memadai sesuai kebutuhan fisik minimal untuk masing-masing cabang olahraga, sehingga pembinaan dan pelatihan atlet dapat dilaksanakan secara efektif, efisien dan berdaya guna.
Ketujuh, perlu diupayakan adanya insentif atau bentuk lain berupa berupa imbal jasa kepada pelatih atau tenaga olahraga lainnya yang telah bersusah payah dalam membina atlet di klub atau di pengkab olahraga. Kedelapan, penghargaan kepada atlet berprestasi berupa pemberian bonus, kesempatan kerja atau bimbingan usaha dan permodalan serta adanya jaminan untuk kesehatan dan hari tua.
"Pemberiaan uang pembinaan dan penghargaan kepada atlet berprestasi pada hari ini merupakan salah satu bentuk komitmen serta apresiasi dari pemerintah daerah kabupaten sanggau kepada segenap insan olahraga berprestasi dan sekalgus dorongan untuk atlet dan calon atlet untuk dapat berprestasi di cabang olahraga apa saja. Mudah-mudahan dimasa yang akan datang kabupaten sanggau dapat melahirkan atlet berprestasi bukan saja di pentas daerah dan nasional tapi juga bisa sampai di pentas dunia seperti pada asean games dan sea games dan olimpiade," terangnya.
Sementara itu, untuk momen HUT Ke-62 PWRI, Pj Bupati Sanggau menyampaikan selamat memperingati hari jadi PWRI tahun 2024. Semoga, meski telah memasuki masa purna tugas, peran serta dan kepedulian anggota PWRI dalam mendukung program pembangunan masih tetap diperlukan, sumbang saran serta pemikiran masih sangat dibutuhkan, PWRI dapat terus berkontribusi aktif dalam mendukung pembangunan daerah, menuju masyarakat Kabupaten Sanggau yang maju dan terdepan. (sgg)
Editor : A'an