SANGGAU - Komandan Komando Distrik Militer 1204 Sanggau, Letkol Inf. Subandi menyampaikan program optimalisasi lahan di Kabupaten Sanggau yang sedang berjalan pada tahap kedua mencakup luas 500 hektar. Demikian disampaikannya saat ditemui di Dinas Tanaman Pangan, Ketahanan Pangan, Holtikultura dan Perikanan Kabupaten Sanggau, belum lama ini.
"Seperti kita tahu, tidak hanya di Kabupaten Sanggau ini, di kabupaten lainnya juga ada program optimalisasi lahan. Di sini (Sanggau,red), sudah berjalan sampai dengan tahap kedua. Untuk tahap pertama di Sanggau ada seribu hektar yang sudah dilaksanakan, tersebar di beberapa titik dan sudah berjalan," ungkapnya kepada Pontianak Post.
Kemudian, lanjut dia, karena tahap pertama selesai dilanjutkan menyusul tahap dua dengan luas lahan 500 hektar yang saat ini dalam proses.
"Kalau sudah selesai secara administrasi, maka akan dilaksanakan sehingga sesuai dengan target yang akan dicapai, begitu juga dengan waktu, sehingga dapat dilaksanakan proses selanjutnya yakni penanaman," jelasnya.
Menurutnya, setelah proses tanam, nantinya akan ada pemantauan bersama dengan masyarakat sehingga hasil panen untuk tahun 2024 maupun tahun 2025 diharapkan dapat terus mengalami peningkatan.
Terkait dengan pembuatan saluran irigasi, Dandim Subandi mengatakan pihaknya juga membantu para kelompok tani di kecamatan maupun desa dalam pembuatan saluran-saluran irigasi.
"Kami juga membantu pembuatan saluran-saluran irigasi dengan para kelompok tani yang ada di kecamatan maupun di desa-desa. Utamanya, pengerjaan pembuatan saluran ini dilakukan oleh kelompok tani. Untuk TNI, perannya adalah membantu dan memastikan bahwasannya program ini bisa berjalan, serta memberikan motivasi kepada kelompok tani yang ada," ungkapnya. (sgg)
Editor : A'an