SANGGAU - Salah satu isu yang diangkat dalam Debat Calon Kepala Daerah 2024 Kabupaten Sanggau yakni mengenai permasalahan perempuan dan anak. Diharapkan substansi permasalah perempuan dan anak dapat diberikan solusi yang lebih spesifik.
Kepala Bidang Perlindungan Anak pada Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Sanggau, Titin Sumarni menyambut baik diangkatnya isu Perlindungan Perempuan dan Anak dalam debat Cakada.
Dirinya berharap persoalan perempuan dan anak tidak sekadar lip service untuk meraih simpati pemilih tapi harus betul-betul diimplementasikan dalam sebuah kebijakan yang melindungi kaum perempuan dan anak.
"Persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak ini sangatlah kompleks. Butuh political will dari pengambil kebijakan untuk melindungi mereka dari berbagai bentuk diskriminasi," jelasnya.
Titin berharap, isu Perempuan dan Anak yang dibahas diharapkan menyentuh substansi masalah sehingga ke depan ditangan pemimpin yang baru persoalan kekerasan perempuan dan anak dapat diminimalisir.
"Semoga saja nanti pemimpin kita yang akan datang peduli dengan isu perempuan dan anak ini yang kemudian dituangkan dalam kebijakan yang melindungi mereka," harapnya. (sgg)
Editor : A'an