PONTIANAK POST - Bencana alam tengah menyelimuti sebagian masyarakat di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau. Selain bencana banjir, wilayah yang berbatasan langsung dengan Malaysia tersebut juga terdampak tanah longsor.
Ketua Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (TRC BPBD) Kabupaten Sanggau, Tri Dibyo menyebutkan sedikitnya 248 kepala keluarga (KK) atau 1.240 jiwa terdampak dari bencana tersebut.
Dikatakannya, di Dusun Entikong Tapang ada 36 rumah terdampak banjir. Dua rumah turut dikabarkan rusak berat akibat tanah longsor. Kemudian, di Dusun Entikong ada 42 Rumah terdampak banjir dan 5 rumah mengalami rusak berat akibat banjir.
Selanjutnya, di Dusun Peripin ada satu rumah yang terdampak tanah longsor. Sementara di Dusun Sontas ada 79 rumah yang terdampak banjir. Banjir juga mengakibatkan dampak bagi 49 rumah di Dusun Entikong Benuan.
Kemudian, untuk di wilayah Dusun Merau ada 24 rumah terdampak banjir. Di Dusun Serangkang ada 4 rumah terdampak banjir dan di Dusun Serangkang Raya terdapat 6 rumah terdampak banjir.
"Kalau di total lebih kurang 248 KK yang terdampak baik banjir maupun tanah longsor," ungkap Tri, Kamis (30/1).
Untuk bencana banjir, Tri menginformasikan bahwa perlahan kondisi banjir mulai kembali normal. Pihaknya masih terus memantau perkembangan situasi karena dikhawatirkan terjadi bencana susulan akibat cuaca ekstrim yang masih berlangsung. Apalagi intensitas hujan masih cukup tinggi. (sgg)
Editor : A'an