PONTIANAK POST - Pejabat Fungsional Teknik Penyehatan Lingkungan Ahli Pertama pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sanggau, Irvan Nurliansyah menyampaikan masalah pengelolaan sampah masih menjadi isu global dan nasional dan terus diupayakan solusinya.
"Memperingati hari peduli sampah 2025, Pemerintah Kabupaten Sanggau turut melakukan aksi bersih di sejumlah pasar diantaranya di Pasar Jarai, Seroja dan Sentral," ungkap Irvan sebagaimana dilansir dari sanggau.go.id.
Bicara sampah, berdasarkan data Global Waste Management Outlook 2024, terdapat 38 persen sampah global yang tidak terkelola dengan baik, yang berkontribusi pada Triple Planetary Crisis atau perubahan iklim, kehilangan keanekaragaman hayati hingga pencemaran.
Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional dimaksudkan untuk memperkuat komitmen dan peran aktif pemerintah daerah dalam melaksanakan pengelolaan sampah. Selain itu, memperkuat partisipasi publik dalam upaya mencapai zero emisi melalui gerakan memilah sampah.
Lebih lanjut, peringatan tersebut guna memperkuat komitmen dan peran aktif produsen dan pelaku usaha dalam implementasi bisnis hijau (green business) dengan menjadikan sampah sebagai bahan baku ekonomi serta membangun rantai nilai pengelolaan sampah di seluruh sektor.
"Kami mengajak kepada masyarakat Kota Sanggau untuk dapat mengelola dan memilah sampah dengan bijak guna lingkungan yang bersih, indah lestari dan berkelanjutan," harapnya. (sgg)
Editor : A'an