PONTIANAK POST - Wakil Bupati (Wabup) Sanggau, Susana Herpena menyambangi sekaligus menyalurkan bantuan logistik pemerintah daerah bagi masyarakat yang terdampak banjir di delapan dusun dan dua desa di Kecamatan Meliau, Senin kemarin.
"Bantuan pemerintah daerah ini sebagai komitmen dalam menangani bencana dengan cepat, dan memastikan bantuan tepat sasaran kepada masyarakat. Ini adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama. Saya meminta seluruh tim di lapangan baik itu di jajaran camat, desa dan dinas dinas terkait untuk bekerja cepat, agar bantuan segera sampai ke masyarakat," jelas Susana.
Dirinya juga berharap kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sanggau, dengan kondisi cuaca yang ekstrem, kiranya tetap siaga dan waspada, terutama yang tinggal di dataran rendah dan rawan banjir maupun daerah pesisir sungai. Termasuk di kawasan perbukitan yang rawan longsor dan angin kencang.
Baca Juga: Ramadan Momen Tingkatkan Kepedulian Sosial
"Selalu waspada sangat penting dan perlunya kerjasama dari berbagai pihak baik itu dari pemerintah desa, camat baik Forkopimcam, semua masyarakat dan juga pihak perusahaan yang berinvestasi di Sanggau," ujarnya.
"Selain itu tetap menjaga lingkungan rumah kita seperti tidak membuang sampah ke sungai atau parit dan harus aktif melakukan pembersihan," sambung dia.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Sanggau, Budi Darmawan mengatakan penyaluran bantuan ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi penanganan banjir. Berdasarkan data sementara, banjir merendam delapan dusun, dua desa di Kecamatan Meliau, dengan total 176 Kepala Keluarga terdampak.
Baca Juga: Ditetapkan Pemerintah Masuk dalam LSD, 6,5 Juta Hektare Sawah Tak Bisa Alih Fungsi
"Data sementara rumah warga yang terdampak yakni di Dusun Nek Sawak sebanyak 6 kepala keluarga. Di Dusun Tanjung Iman 37 kepala keluarga, Dusun Suak Mansi 43 kepala keluarga, Dusun Landau 17 kepala keluarga. Untuk data rumah warga di Desa Pampang Dua yang terdampak banjir yakni di Dusun Tapang Sedendang 16 kepala keluarga, Dusun Pampang Dua 15 kepala keluarga, Dusun Lubuk Benuang 12 kepala keluarga dan Dusun Suak Kenyaok 33 kepala keluarga. Totalnya 176 kepala keluarga," terang Budi.
Pihaknya, lanjut Budi, telah memberikan instruksi bagi seluruh anggotanya, baik dari Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Sanggau dan masing-masing Relawan Desa Tangguh Bencana (DESTANA) untuk terus memonitor 24 jam.
"Kondisi cuaca sekarang ini lumayan ekstrem, jadi saya minta seluruh tim DESTANA untuk proaktif melakukan pemantauan di lokasi masing-masing mereka berada. Jika terjadi bencana untuk secepatnya melapor ke Posko TRC," harapnya. (sgg)
Editor : A'an