Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Uang Rp500 Juta Raib saat Pemilik ke Masjid, Pelaku Diciduk di Kembayan

Sugeng Rohadi • Sabtu, 5 April 2025 | 15:04 WIB

 

Ilustrasi Pencurian. (IST)
Ilustrasi Pencurian. (IST)

PONTIANAK POST - Kepolisian Sektor (Polsek) Beduai akhirnya mengungkap pencurian di rumah seorang warga di Beduai yang kehilangan uang tunai senilai Rp500 juta belum lama ini. Terduga pelaku berinisial AL telah diamankan kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Sanggau, AKBP Suparno Agus Candra Kusumah membenarkan peristiwa tersebut. Korban atas nama Sugiharto, warga di Desa Bereng Berkawat, Kecamatan Beduai. Terduga pelaku berhasil diamankan di wilayah Kecamatan Kembayan.

Dikatakannya, pada 30 Maret lalu, kepolisian mendapatkan laporan terkait kejadian pencurian dengan pemberatan. Kemudian, kepolisian melakukan penyelidikan dan didapatkan sejumlah informasi valid atas kejadian tersebut.

Setelah melalui rangkaian penyelidikan, anggotanya lantas mengembangkan informasi tersebut kepada terduga pelaku berinisial AL dan melakukan pencarian. Terduga pelaku akhirnya dapat diamankan di area Wisata Bendungan Merowi yang berlokasi di Dusun Semayang, Desa Semayang, Kecamatan Kembayan.

Saat pencurian terjadi, korban sedang pergi ke masjid untuk beribadah di malam hari. Rumah dalam keadaan terkunci saat ditinggalkan. Saat pulang, korban mendapati dua keping papan lantai bagian dapur sudah terbuka.

Curiga melihat hal tersebut, korban langsung menuju lantai dua kediamannya untuk mengecek ke dalam kamar. Benar saja, kamar yang berada di lantai dua telah berantakan dan uang tunai senilai Rp500 juta yang di simpan di bawah pakaian sudah lenyap.

Kapolres berpesan kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati menyimpan barang berharga dalam jumlah banyak di rumah. Sebaiknya disimpan di tempat yang jauh lebih aman seperti di bank maupun lainnya. (sgg)

Editor : Miftahul Khair
#Maling #rumah #uang tunai