PONTIANAK POST - Memperhatikan situasi dan kondisi dinamis dan keselarasan dengan program Pemerintah Kabupaten Sanggau menjadi dua poin penting yang disampaikan Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena ketika membuka Musyawarah Cabang (Muscab) X Gerakan Pramuka Kabupaten Sanggau 2025.
"Mudah-mudahan dari musyawarah cabang ini tersusun rencana ke depan yang adaptif dan implementatif serta selarang dengan arah kebijakan pemerintah daerah," harapnya, belum lama ini.
Susana menyebut dalam kehidupan berorganisasi, Muscab merupakan tradisi wajib dalam menentukan tujuan organisasi ke depan. Karenanya, harus mempertimbangkan kepentingan pramuka jangka panjang.
"Jadikan Muscab ini sebagai momen refleksi atas pelaksanaan program pada periode kepengurusan sebelumnya, serta memunculkan inovasi dan terobosan baru dalam perencanaan program selanjutnya, dimana perlu diciptakan kegiatan-kegiatan kepramukaan yang telah di modifikasi agar sesuai dengan situasi dan kondisi saat ini," jelasnya.
Terkait kepemimpinan ke depan, Susana berharap terpilih pemimpin yang responsif, kredibel, serta inovasi sesuai perkembangan situasi dan kondisi yang sangat dinamis.
"Silahkan memilih pemimpin baru yang kompeten sehingga kegiatan dan program pada periode mendatang dapat terlaksana dengan baik. Siapapun yang nanti terpilih menjadi Ketua Kwarcab, saya berpesan untuk melaksanakan kepemimpinan dengan tanggung jawab. Nahkodai organisasi sesuai Pancasila, UUD 1945 dan peraturan perundang-undangan yang berlaku," katanya.
Susana turut mengajak gerakan pramuka untuk berjalan beriringan, saling bahu membahu untuk mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih berkualitas, berdaya saing, maju dan sejahtera. (sgg)
Editor : Hanif