Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Kronologi dan Penyebab Kebakaran 3 Rumah Dinas Kehutanan di Sanggau

Sugeng Rohadi • Sabtu, 17 Mei 2025 | 14:35 WIB
Penyeban peristiwa kebakaran diduga kuat dipicu oleh anak yang bermain korek api di dapur.
Penyeban peristiwa kebakaran diduga kuat dipicu oleh anak yang bermain korek api di dapur.

PONTIANAK POST - Peristiwa kebakaran di Jalan Anggrek, Kota Sanggau menghanguskan tiga rumah milik Dinas Kehutanan Kabupaten Sanggau, Kamis (15/5) siang kemarin. Dari keterangan saksi, kebakaran diduga kuat dipicu oleh anak dari Desi Hariyani yang bermain korek api di dapur.

Rumah dinas tersebut ditempati oleh tiga keluarga. Salah satu rumah dihuni oleh Desi Hariyani (39), warga berstatus swasta, yang tinggal bersama keluarganya di rumah milik Rusli, kakak iparnya. Rumah lainnya dihuni oleh Riki (29), seorang tenaga honorer di Dinas Kehutanan.

Percikan api dari korek api yang dimainkan tersebut diduga menyambar bahan mudah terbakar dan memicu ledakan dari tabung pendingin udara (Freon AC) milik orang tua korban yang bekerja sebagai teknisi AC keliling.

Aska (18), anak tertua Desi yang sedang berada di kamar, mencium bau terbakar dan segera memeriksa dapur. Dirinya mendapati api telah membesar disertai kepulan asap tebal. Aska kemudian segera menyelamatkan adiknya dan keluar rumah sambil berteriak meminta pertolongan.

Mendengar ledakan, tetangga mereka, Riki dan istrinya, yang saat itu sedang beristirahat, segera keluar rumah. Mereka melihat api telah menjalar ke atap dapur rumahnya. Keduanya segera menyelamatkan diri dan mengajak warga sekitar untuk membantu pemadaman.

Tidak berselang lama, tim gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sanggau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan satu unit Water Cannon dari Polres Sanggau tiba di lokasi. Proses pemadaman berlangsung selama hampir satu jam.

Kapolsek Kapuas, Iptu Marianus membenarkan kejadian tersebut. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh aktivitas seorang anak yang bermain korek api di dapur. Api kemudian menyambar bahan yang mudah terbakar dan menyebabkan ledakan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materil masih dalam proses pendataan.

"Kami bersama tim sudah melakukan olah tempat kejadian perkara, mendata saksi-saksi, serta mendokumentasikan lokasi kejadian. Kami juga berkoordinasi dengan tim Inafis Polres Sanggau untuk penyelidikan lebih lanjut," katanya.

Sebagai tindak lanjut, Polsek Kapuas bersama Bhabinkamtibmas akan melaksanakan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat setempat mengenai pentingnya pengawasan terhadap anak-anak serta bahaya penggunaan korek api di lingkungan rumah tangga.

Kepolisian juga mengimbau agar masyarakat lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh kelalaian domestik. Upaya pencegahan, seperti menyimpan alat-alat pemicu kebakaran di tempat aman, sangat penting dilakukan untuk menghindari kejadian serupa. (sgg)

Editor : Miftahul Khair
#kebakaran #sanggau #penyebab #kronologi