PONTIANAK POST - Saat berkunjung ke daerah pedalaman, Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena mengaku kerap mendapatkan keluhan masyarakat terkait aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di sepanjang aliran Sungai Kapuas.
"Saya minta stop dulu kegiatan PETI, jangan ada lagi aktivitas yang mencemari sungai," ungkapnya, Kamis (29/5).
"Kalau saya turun ke kampung-kampung, apalagi yang di tepi sungai, saya menerima banyak sekali keluhan warga, ada yang mengaku bising dan ada yang sampai tidak berani lagi menggunakan air sungai untuk cuci sayur. Itu belum lagi keluhan yang masuk melalui WhatsApp saya," terang Susana.
Wabup juga mendapat informasi bahwa saat ini sudah lebih dari seratusan lanting yang beroperasi di Sungai Kapuas di Sanggau.
"Sekarang infonya sudah lebih seratus lanting yang beroperasi di Sungai Kapuas, mulai dari Jonti, Desa Sungai Batu, Desa Semerangkai sampai ke Penyelimau," jelasnya. (sgg)
Editor : Hanif