PONTIANAK POST – Hari kedua pelaksanaan Gawai Adat Dayak Nosu Minu Podi XXI di Kabupaten Sanggau berjalan aman dan tertib berkat sinergi pengamanan aparat TNI-Polri bersama instansi terkait. Kegiatan yang digelar di Rumah Betang Raya Dori ‘Mpulor, Desa Sei Mawang, Kecamatan Kapuas, Sanggau, pada Selasa (8/7/2025), berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 16.00 WIB.
Pengamanan dimulai dengan apel gabungan yang dipimpin KBO Sat Samapta Polres Sanggau, Ipda Twenty Julianto, di lokasi kegiatan. Arahan teknis diberikan kepada personel gabungan dari Polres Sanggau, Polsek Kapuas, Kodim 1204/Sanggau, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta organisasi kepemudaan yang dilibatkan untuk membantu pengamanan.
Sebanyak 50 personel dari Polres Sanggau diterjunkan berdasarkan Surat Perintah Kapolres Sanggau tentang pengamanan Gawai Adat Dayak Nosu Minu Podi XXI. Mereka ditempatkan pada titik-titik krusial, seperti jalur masuk utama, panggung, arena perlombaan, dan area parkir guna mengantisipasi potensi gangguan selama kegiatan berlangsung.
“Kami melaksanakan pengamanan dengan pendekatan preventif dan persuasif. Koordinasi intens kami lakukan bersama panitia serta petugas lintas instansi agar kegiatan berjalan aman dan lancar,” jelas Ipda Twenty Julianto.
Rangkaian kegiatan yang diamankan meliputi ritual adat Domamank Domia, gladi resik Beraupm Raya, serta seminar budaya. Selain itu, digelar juga berbagai lomba tradisional khas Dayak, seperti lomba Pangkak Gasing, lomba Menumbuk Padi, lomba Lagu Daerah, dan lomba Masakan Tradisional yang melibatkan masyarakat lintas generasi.
Gawai Adat Nosu Minu Podi yang digelar setiap tahun oleh Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sanggau ini merupakan wujud syukur masyarakat atas hasil panen sekaligus momentum untuk mempererat tali persaudaraan antar masyarakat adat Dayak.
“Hingga hari kedua, seluruh kegiatan berjalan tertib dan kondusif. Masyarakat sangat kooperatif, dan kami mengapresiasi partisipasi mereka yang telah membantu aparat dalam menjaga ketertiban selama acara,” ungkap Ipda Twenty Julianto.
Gawai Adat Nosu Minu Podi XXI akan berlangsung hingga 9 Juli 2025, dengan puncak acara Beraupm Raya dan persembahan seni budaya sebagai penutup.
Dengan pengamanan terpadu dan sinergitas yang solid, aparat berharap seluruh rangkaian kegiatan Gawai Adat Dayak Nosu Minu Podi XXI dapat berjalan lancar hingga selesai, sekaligus menjadi sarana untuk memperkenalkan kearifan lokal kepada generasi muda dan tamu dari luar daerah.
Keberhasilan pengamanan ini menunjukkan komitmen aparat dalam mendukung pelestarian budaya lokal serta menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam setiap kegiatan budaya berskala besar di Kabupaten Sanggau.(agg)
Editor : Hanif