PONTIANAK POST – Warga di Kelurahan Ilir Kota, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, digegerkan atas penemuan mayat pria tanpa identitas yang tersangkut pada lanting jamban di aliran Sungai Kapuas pada Rabu sore. Tubuh korban pertama kali terdeteksi mengambang di permukaan air sekitar pukul 14.00 WIB.
Saksi mata, Jaka Pratama menyatakan, ketika sedang memperbaiki perahu motor di lanting miliknya, tiba‑tiba terlihat sosok mayat yang terjebak di kayu penopang jamban. Ia langsung menghubungi warga sekitar dan melapor ke petugas BPBD dan Damkar Sanggau.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, TNI, dan Polri segera bergerak ke lokasi dan melakukan evakuasi jenazah secara hati‑hati, karena tubuh korban sudah dalam kondisi membengkak dan mulai membusuk. Korban kemudian dibawa ke RSUD M. Th. Djaman Sanggau menggunakan ambulans untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan.
Kasat Reskrim Polres Sanggau, AKP Fariz Kautsar Rahmadhani menyatakan, hingga kini identitas korban belum berhasil diungkap. Tidak ditemukan dokumen atau barang identitas apapun pada tubuh korban. Pihak kepolisian masih mengumpulkan data dan meminta bantuan masyarakat untuk memberikan informasi jika mengenali korban.
Selain itu, polisi telah mengamankan lokasi, memeriksa saksi, serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Tim Inafis dari Polres Sanggau telah mengambil sidik jari dan sampel tubuh korban untuk keperluan identifikasi serta menentukan penyebab kematian—apakah karena tenggelam alami atau ada unsur kriminalitas.
Kapolres juga mengimbau masyarakat yang kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri serupa segera melapor ke Polres maupun Polsek terdekat.
“Kami berharap bantuan dari masyarakat untuk mempercepat proses identifikasi dan penyelidikan,” tegasnya.(agg)
Editor : Hanif