Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Bupati Sanggau Imbau Penambang Emas Ilegal Beralih Jadi Petani Jagung, Janjikan Fasilitasi WPR-IPR

Hanif PP • Rabu, 13 Agustus 2025 | 10:08 WIB
Yohanes Ontot
Yohanes Ontot

PONTIANAK POST  – Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, menawarkan solusi radikal untuk mengentaskan aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI). Ia mendorong para penambang beralih profesi menjadi petani jagung sebagai pengganti sumber penghasilan. Pernyataan ini menjadi jawaban atas keluhan penambang yang kesulitan mencari pekerjaan lain saat kegiatan ilegal mereka dilarang.

Ontot menyampaikan imbauan tersebut dalam sebuah pertemuan dengan perwakilan penambang dari Kecamatan Bonti dan Kapuas di Kantor Bupati pada Senin, 11 Agustus 2025. Pertemuan ini digelar menindaklanjuti surat edaran larangan PETI yang baru saja diterbitkan oleh Pemerintah Kabupaten Sanggau.

Dalam pertemuan tersebut, para penambang mengungkapkan keberatan mereka, sebab PETI telah menjadi mata pencaharian utama selama bertahun-tahun. Mereka mengusulkan agar pemerintah daerah memfasilitasi pembentukan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dan penerbitan Izin Pertambangan Rakyat (IPR).

Menanggapi usulan tersebut, Ontot menyatakan kesiapannya untuk membantu pengajuan WPR dan IPR ke pemerintah pusat. Namun, ia menegaskan bahwa proses ini memerlukan waktu dan harus melalui survei teknis terlebih dahulu. "Jika wilayahnya memenuhi syarat, baru dapat ditetapkan sebagai calon WPR sehingga penambang bisa bekerja secara legal," jelasnya.

Meski demikian, Ontot dengan tegas menyatakan tidak akan menoleransi aktivitas PETI selama proses pengajuan berlangsung. Ia memperingatkan bahwa pembiaran PETI dapat mengakibatkan kerusakan lingkungan masif dan kerugian ekonomi negara hingga triliunan rupiah.

Sebagai solusi sementara, pemerintah daerah menawarkan program intensif pertanian jagung. Ontot menilai jagung memiliki prospek pasar yang cerah dan dapat menjadi sumber pendapatan berkelanjutan. Pertemuan ini turut dihadiri sejumlah pejabat penting, termasuk Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Asisten Bupati, Camat Kapuas, serta perwakilan dari Polres Sanggau dan Satpol PP.(agg)

Editor : Hanif
#Yohanes Ontot #penambangan emas ilegal #pertanian #Tambang Rakyat #jagung #Izin Tambang #Bupati Sanggau