PONTIANAK POST - Program Studi D3 Teknologi Mesin Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Politeknik Negeri Pontianak di Kabupaten Sanggau kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan ekonomi daerah melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).
Kegiatan yang bekerjasama dengan Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Polnep ini mengambil tema “Implementasi Mesin Pengaduk Dodol untuk Meningkatkan Produksi UMKM Dodol“ sebagai inovasi teknologi untuk membantu UMKM dodol dalam meningkatkan kapasitas produksi dan efisiensi kerja di Kabupaten Sanggau, Selasa (12/8).
Tim PKM Teknologi Mesin–PSDKU Polnep Sanggau memilih Rumah BUMN Sanggau sebagai mitra pengabdian kepada masyarakat karena lembaga ini menjadi wadah yang menaungi para pelaku UMKM di Kabupaten Sanggau agar bisa lebih tumbuh, berkembang, dan berdaya saing.
Dengan menggandeng Rumah BUMN, kegiatan ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak pelaku usaha dan memberikan dampak yang lebih luas. Dalam hal ini menjadi jembatan penghubung antara inovasi teknologi dari perguruan tinggi dengan kebutuhan pelaku UMKM di lapangan.
UMKM dodol di Kabupaten Sanggau merupakan salah satu pelaku usaha kuliner lokal yang memiliki potensi pasar luas, namun kerap menghadapi kendala pada proses produksi yang memerlukan tenaga besar dan waktu lama. Melalui rancangan dan penerapan mesin pengaduk dodol karya tim PSDKU D3 Teknologi Mesin, proses pengadukan yang sebelumnya memakan waktu berjam-jam kini dapat dilakukan dengan lebih cepat, konsisten, dan higienis.
Menurut Dosen Prodi D3 Teknologi Mesin PSDKU Sanggau Jiki Hikmatullah, mesin ini dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan pelaku usaha skala kecil, mulai dari kapasitas dan kemudahan perawatan. “Tujuan kami bukan hanya memperkenalkan teknologi, tetapi juga memberdayakan UMKM agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif, ujarnya.
Selain penyerahan mesin, kegiatan ini juga dilengkapi dengan pelatihan operasional dan perawatan mesin, sehingga pelaku UMKM dapat memanfaatkannya secara optimal dan berkelanjutan.
"Dengan adanya inovasi ini, diharapkan produksi dodol di Kabupaten Sanggau dapat meningkat signifikan, membuka peluang pasar lebih luas, serta memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal," harapnya.
Kegiatan ini disambut dengan sangat baik oleh pelaku UMKM. Mereka berharap kegiatan-kegiatan serupa dapat dilakukan rutin agar dapat menambah wawasan dan keahlian dengan memanfaatkan sumber daya lokal yang ada di sekitar serta mendukung program Presiden terkait kemajuan dan kemandirian pangan.
Koordinator Layanan Mutu dan PPM Dina Martina SPd MPd mengatakan, PKM merupakan salah satu kegiatan Tri Dharma dosen di perguruan tinggi, selain pendidikan/pengajaran dan penelitian.
Dalam kegiatan ini, tim PKM tidak hanya memberikan solusi teknologi, tetapi juga memperkenalkan dan mempromosikan Program Studi D3 Teknologi Mesin di Kampus PSDKU Politeknik Negeri Pontianak Kabupaten Sanggau kepada masyarakat luas.
“InsyaAllah, PKM akan dilaksanakan setiap tahun dengan target wilayah, baik desa maupun kelurahan yang ada di Kabupaten Sanggau,” ungkap Dina.
Pelaksanaan PKM Prodi D3 PHP PSDKU POLNEP Kab. Sanggau melibatkan Dosen Prodi D3 Teknologi Mesin PSDKU Sanggau yaitu Jiki Hikmatullah, S.Tr.T., M.T., Agung Widiyantoro, M.Pd, Daryono, S.T., M.T., Dina Martina, S.Pd., M.Pd., Indra Adi Saputra, S.Tr.T., M.T., Marsianus Sutrisno, S.T., M.T, dan Ridho Dwi Syahrial, S,Tr.T., M.T.
Selain dosen, juga terlibat Teknisi Prodi D3 Teknologi Mesin, yaitu Yohanes Masnisedesla, A.Md.T., dan beberapa perwakilan mahasiswa Prodi D3 Teknologi Mesin, yaitu Agustinus Beni dan Aria dengan peserta mitra UMKM dari Rumah BUMN Kabupaten Sanggau. (pms/ser)
Editor : Hanif